Banggar DPR Setujui Postur Sementara APBN 2017

29-09-2016 / BADAN ANGGARAN

Badan Anggaran DPR RI menyetujui postur sementara APBN 2017, persetujuan ini diperoleh setelah melalui proses Panitia Kerja Banggar lalu dirapatkan oleh segenap unsur anggota Banggar perwakilan dari berbagai fraksi yang ada di DPR. Dalam rapat ini juga dihadiri oleh Menteri Keuangan RI, Menteri PPN/Kepala Bappenas, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia serta Gubernur Bank Indonesia. 

 

Rapat kerja bersama pemerintah ini dipimpin oleh Ketua Banggar DPR Kahar Muzakir. Dalam rapat, setelah pemaparan dari Menkeu Sri Mulyani Indrawati dia menanyakan kepada para Anggota Banggar apakah postur sementara APBN 2017 dapat disetujui. 

 

"Saudara-saudara sekalian karena ini hasil panja, saya kira tidak ada lagi pembahasan. ini kan hasil panja, hasil kita bersama. Saya kira sudah setuju untuk mengesahkan postur sementara ini?" tanya Kahar di ruang sidang Banggar, Kamis (29/9/2016). Tanpa ada perdebatan, para Anggota Banggar menjawab "setuju," seketika Pimpinan Sidang mengetuk palu sebagai tanda pengesahan, "Alhamdulillahirobbil Alamin," ujar Kahar sebagai tanda kelancaran rapat. 

 

Menanggapi persetujuan tersebut, Sri Mulyani menyampaikan terima kasihnya kepada Anggota Banggar DPR, "Terima kasih pimpinan, saya rasa ini spriritnya sangat bagus," ungkap Sri. 

 

Sri mengatakan setelah disetujui postur sementara APBN 2017 oleh Banggar DPR maka tahap selanjutnya pemerintah bersama DPR akan membahas detail dari sisi belanja kementerian dan lembaga negara serta anggaran untuk daerah.

 

Dalam pemaparan sebelumnya Sri menjelaskan, anggaran pendidikan tetap akan dijaga sebesar 20 persen, dan anggaran kesehatan tetap dijaga sebesar 5 persen. Dia juga memaparkan tahun 2017 keseimbangan primer dalam APBN Indonesia akan mengalami perbaikan menjadi 109 triliun. 

 

Dalam rapat Sri juga menyampaikan, kenaikan lifting minyak menjadi 815 rbph dan penurunan cost recovery menjadi 10,4 miliar dolar menambah pendapatan migas sekitar Rp9,7 triliun. Target pendapatan non migas dipertahankan sama sesuai RAPBN 2017 sebesar Rp1.462,9 triliun. 

 

Pembahasan Panja asumsi di Banggar menyepakati kenaikan target PNBP Non SAD Migas Rp2,9 triliun. Selain itu juga Panja di Banggar menyepakati penurunan belanja subsidi energi Rp14,9 triliun. (eko) foto:jayadi/mr.

 

BERITA TERKAIT
Azis Syamsudin Gantikan Kahar Muzakir
21-02-2017 / BADAN ANGGARAN
Kursi Ketua Badan Anggaran DPR RI kembali mengalami pergantian. Wakil Ketua DPR Fadli Zon (F-Gerindra) melantik Ketua Badan Angggaran DPR...
Rencana Super Holding Diharap Jadikan BUMN Lebih Lincah
25-10-2016 / BADAN ANGGARAN
Manajemen Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang terpisah-pisah menjadikan badan usaha ini sulit berkoordinasi. BUMN-BUMN di Negara lain saat ini...
Sepuluh Fraksi di Banggar Setujui RUU APBN 2017 Diputuskan di Paripurna
25-10-2016 / BADAN ANGGARAN
Rapat Kerja Badan Anggaran DPR RI dengan Menteri Keuangan RI, Menteri PPN/Kepala Bappenas, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia serta...
Pemerintah Diharap Konsisten Membangun Kedaulatan Pangan
24-10-2016 / BADAN ANGGARAN
Wakil Ketua Badan Anggaran DPR RI Said Abdullah, menilai kinerja dua tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf...

  • SHARES