Setjen DPR Terima Kunjungan DPRD Pemalang

17-02-2017 / SEKRETARIAT JENDERAL

Sekretariat Jenderal DPR RI menerima kunjungan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah. Kunjungan diterima langsung oleh Kepala Biro Perencanaan dan Keuangan, Satyanto Priambodo dan Kepala Biro Persidangan II, Cholida Indryana.

 

“Kami ingin memberikan satu pemahaman, bahwa pelaksanaan fungsi di DPRD ini harus jalan. Karena DPR dan DPRD dalam menjalankan tiga fungsinya, tidak berbeda jauh. Jangan sampai ketiga fungsi itu tidak bisa berjalan dengan baik,” kata Nanang, panggilan akrab Satyanto, di Gedung Setjen DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat (17/02/2017).

 

Agar fungsi itu semakin maksimal, lanjut Nanang, harus dipikirkan  Pimpinan DPRD, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten atau kota. “Bagaimana kedepannya, mereka melaksanakan tiga fungsinya secara maksimal seperti yang sudah dilaksanakan DPR,” imbuh Nanang.

 

Dalam kesempatan itu, Nanang juga menjelaskan, bahwa saat ini DPR sedang menggagas kemandirian dalam hal anggaran. Gagasan ini bertujuan agar jangan sampai DPR sebagai lembaga pengawas, tidak dapat menjalankan fungsinya secara maksimal.

 

“Misalnya karena keterbatasan anggaran, atau segala peraturan yang melingkupi dalam pelaksanaan pertanggungjawaban keuangan,” katanya.

 

Ia menjelaskan, seyogyanya kedepannya DPR mempunyai aturan tersendiri, dalam hal perencanaan, pelaksanaan, hingga pertanggungjawaban keuangan.

 

“Ini yang ingin saya sampaikan kepada Anggota DPRD. Karena status hukum Anggota DPRD masih menjadi bagian pemerintah daerah, sehingga belum seluwes DPR. Daerah punya otonomi sendiri,” tutup Nanang.

 

Masih dalam kesempatan yang sama, Iin, panggilan akrab Cholida menjelaskan mengenai Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD), terkait sejarah perubahan dari Badan Kehormatan hingga menjadi MKD, serta tugas dan fungsinya.

 

Sementara itu sebelumnya, Ketua DPRD Kabupaten Pemalang Agus Sukoco mengatakan, kunjungan ke DPR RI ini terkait tiga fungsi kedewanan. Pihaknya membutuhkan khususnya masukan terkait hal-hal yang menjadi perbedaan antara DPR dan DPRD.

 

“Perbedaaan antara DPR dan DPRD itu cukup mencolok. Karena kami menginduk kepada Kementerian Dalam Negeri, sementara  DPR itu mengatur secara sendiri. Kami perlu konsultasi berkaitan dengan masalah kedewanan,” jelas Agus.

 

Politisi PDI Perjuangan itu memastikan, hasil kunjungan ke DPR akan menjadi rujukan dan akan diaplikasikan di kedewanan DPRD Pemalang. (sf, sc)/foto:arief/iw.

BERITA TERKAIT
DPRD Pesisir Selatan Ingin Adopsi Sistem DPR RI
18-05-2017 / SEKRETARIAT JENDERAL
DPRD Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, ingin mengadopsi sistem kerja yang ada di DPR RI. mulai dari sistem jadwal rapat...
Sekjen DPR Berikan Pandangan Atas LKPJ Bupati Banyumas
04-05-2017 / SEKRETARIAT JENDERAL
Setelah dua kali berturut-turut Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Banyumas gagal, lantaran tidak kuorum, DPRD pun meminta pandangan Sekretaris Jenderal...
Civitas Akademika Satyagama Kunjungi DPR
02-05-2017 / SEKRETARIAT JENDERAL
Civitas akademika Universitas Satyagama, Jakarta, mengunjungi DPR RI untuk mengetahui sistem kerja di lembaga legislatif. Sekretaris Jenderal DPR Achmad Djuned...
Tingkatkan Pelayanan Publik, Setjen DPR Terus Perbaiki Nilai PMPRB
28-04-2017 / SEKRETARIAT JENDERAL
Tim Reformasi Birokrasi Setjen DPR RI telah menyerahkan indeks nilai Penilaian Mandiri Pelaksanaan Reformasi Birokrasi (PMPRB) dengan skor memuaskan (82.24)...

  • SHARES