BKSAP Dorong Semua Negara Berkontribusi Pada Masalah Pengungsi

22-02-2017 / B.K.S.A.P.

Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI, Nurhayati Ali Assegaf mendorong semua negara untuk berkontribusi terhadap masalah pengungsi, walaupun bukan negara konflik atau tetangga negara konflik. Termasuk negara-negara yang belum meratifikasi Konvensi Internasional 1951 dan Protokol 1967 tentang Status Pengungsi.

 

Demikian dikatakan Nurhayati usai menerima Representative United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) Indonesia, Thomas Vargas, dan Head of Regional Delegation The International Committee of the Red Cross (ICRC) Christoph Sutter, di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (22/2/2017).

 

“Jadi meskipun belum meratifikasi konvensi, mereka harus peduli terhadap pengungsi. Mereka bisa membantu dengan pertolongan dan pendampingan, misalnya dengan mengirim bantuan pendidikan atau bantuan logistik,” kata Nurhayati.

 

Politisi F-PD itu menambahkan, sebagai Presiden Intenational Humanitarian Law (IHL) yang bekerjasama dengan UNHCR dan ICRC, ia harus memastikan seluruh negara melalui parlemennya untuk ikut mendukung dan membantu para pengungsi.

 

“Isu ini sudah menjadi isu yang sangat mengkhawatirkan. Meskipun Indonesia belum meratifikasi konvensi, tapi Presiden Jokowi sudah menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 125 Tahun 2016 tentang Penanganan Pengungsi Dari Luar Negeri,” imbuh Nurhayati sembari mengatakan bahwa langkah penerbitan Perpres ini mendapat apresiasi dari UNHCR dan ICRC.

 

Sementara dalam Sidang Inter-Parliamentary Union (IPU) mendatang, Nurhayati memastikan pihaknya akan mengunjungi kamp pengungsi di Bangladesh.

 

“Kita ingin menggelar pertemuan di Bangladesh, karena di sana banyak pengungsi dari Rohingya. Kami ingin melakukan kunjungan di penampungan pengungsi,” tutup politisi asal dapil Jatim itu. (sf/sc)/foto:andri/iw.

 


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Indonesia Akan Lakukan Kerja Sama dengan OECD
18-10-2017 / B.K.S.A.P.
Ketua BKSAP DPR-RI Nurhayati Ali Assegaf bersama Mari Kiviemi, Deputi Sekretaris Jenderal Organization for Economic Cooperation and Development (OECD) pada...
MoU BKSAP-Universitas Moestopo Ditandatangani
06-10-2017 / B.K.S.A.P.
Memorandum of Understanding(MoU) antara Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) dengan Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) ditandatangani. Isi MoU ini adalah...
Tatanan Perdagangan Dunia Saat Ini Masih Jauh Dari Ideal
04-10-2017 / B.K.S.A.P.
Selama ini perdagangan lintas negara dipercaya memegang peran penting untuk memajukan pertumbuhan ekonomi dan pembangunan. Keuntungan ekonomi dan pembangunan yang...
DPR Dorong Parlemen Asia Selesaikan Krisis Rohingya
03-10-2017 / B.K.S.A.P.
Ketua Delegasi DPR RI Rofi Munawar dalam sidang Executive Council pertama Perkumpulan Parlemen Asia (Asian Parliamentary Assembly/APA), mendorong parlemen Asia...