Kunjungan Raja Salman Momentum Promosi Pariwisata Indonesia

02-03-2017 / PARIPURNA

Anggota Komisi X DPR RI Ridwan Hisjam menilai Kunjungan Raja Salman, sebagai momentum untuk tingkatkan promosi pariwisata Indonesia.

"Kehadiran Raja Salman ke Indonesia khususnya di Bali ini saya rasa bisa  menjadi ajang promosi pariwisata yang  sangat besar. Oleh karena itu, kunjungan tersebut sebaiknya harus betul-betul diliput dan diabadikan kalau bisa dijadikan iklan promosi  Visit Indonesia," ungkap Ridwan usai rapat sambutan Ketua DPR RI menyambut Raja Arab Saudi Yang Mulia Raja Salman Bin Abdul Aziz Al-Saud di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta (02/03/2017).

Lebih lanjut Ridwan menjelaskan, iklan dengan promosi   Visit Indonesia saat Raja Salman berkunjung ke Bali, bisa menjadi daya tarik wisatawan asal Arab Saudi. Mengingat jumlah kunjungan wisatawan Arab ke Indonesia saat ini memiliki jumlah yang tidak sebanding.

"Dari data yang kita punya jumlah kunjungan wisatawan Arab Saudi masuk ke Indonesia kurang lebih 200 ribu kunjungan. Sedangkan sebaliknya jumlah wisatawan Indonesia yang berkunjung ke Arab Saudi kurang lebih sebesar 2 juta. Bayangkan dari data tersebut kita hanya memperoleh 10 persennya. Nah ini kan sangat timpang sekali," sesalnya.

Politisi asal dapil Jatim itu optimis iklan promosi Visit Indonesia saat kunjungan Raja Salman ke Bali, bisa menjadi salah satu ajang untuk menyeimbangkan jumlah wisatawan asal Arab Saudi ke Indonesia. 

"Nah untuk itu, kita harus fokuskan pemasangan iklan tersebut di Negara Arab Saudi. Jika Rajanya saja berkunjung ke Indonesia otomatis rakyatnya juga akan mengikuti. Paling tidak penyetaraan jumlah kunjungan itulah yang menjadi tantangan pemerintah kita," jelasnya. 

Sementara itu terkait pertukaran kebudayaan yang sudah berjalan dihubungan kedua negara, yang lebih banyak dihubungkan dengan masalah agama. Ridwan menambahkan bentuk yang bisa dikembangkan yaitu kuliner dan wisata halal.

Terlebih lagi salah satu bentuk program Komisi X DPR dan Kementerian Pariwisata yang sudah berjalan adalah wisata religi di kawasan Mandalika, Lombok. Lombok dipilih karena merupakan salah satu dari 10 destinasi yang sedang dikembangkan. (tra, ann), foto : ojie/hr.


  • SHARES
BERITA TERKAIT
DPR Setujui Ratifikasi Kerja Sama Pertahanan Indonesia - Papua Nugini
17-10-2017 / PARIPURNA
Rapat Paripurna DPR yang dipimpin Wakil Ketua DPR RI Agus Hermanto menyetujui ratifikasi antara Pemerintah Republik Indonesia dengan Negara Merdeka...
Nizar Zahro Sampaikan Keluhan Masyarakat tentang E-Toll
17-10-2017 / PARIPURNA
foto: Jayadi/Jy Anggota DPR RI Mohammad Nizar Zahro menyampaikan aspirasi masyarakat yang diterima oleh Fraksi Gerindra terkait masalah E-Toll dalam...
Badan Siber dan Lemsaneg Jadi Mitra Kerja Komisi I DPR
17-10-2017 / PARIPURNA
Berdasarkan hasil keputusan rapat konsultasi antar pimpinan DPR RI dan Pimpinan fraksi-fraksi pengganti rapat Bamus tanggal 16 Oktober 2017telah disepakati...
Legislator Usul Pembentukan Satgas Penanganan Perdagangan Manusia
17-10-2017 / PARIPURNA
foto: Jayadi/Jy Anggota Legislatif Rieke Diah Pitaloka mengusulkan pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Perdagangan Manusia, yang didalamnya ada unsur dari...