BKSAP DPR RI Desak WTO Prioritaskan Negara Berkembang

15-03-2017 / B.K.S.A.P.

BKSAP DPR RI mendesak PC WTO untuk lebih fleksibel dan pragmatis dengan mengutamakan kebutuhan negara berkembang untuk mengakselerasikan pembangunan di negara mereka.

 

"Walaupun memiliki kepentingan yang berbeda antara anggota WTO, kami mengharapkan anggota WTO dapat menunjukkan fleksibilitas dan pragmatis, serta mengutamakan kebutuhan negara berkembang untuk mengakselerasi pembangunan.” ujar Ketua BKSAP Nurhayati Ali Assegaf. lebih lanjut, dia juga meminta komitmen seluruh negara-negara anggota terhadap keputusan MC-10 di Nairobi lalu.

 

Pada kesempatan tersebut, DPR RI menyambut baik diimplementasikannya Trade Facilitation Agreement (TFA) sejak 22 Februari 2017. Sehubungan dengan hal tersebut, Ketua BKSAP menyampaikan, Perkembangan tersebut membuktikan bahwa walaupun sulit untuk mencapai kesepakatan dalam forum multilateral, WTO mampu memberikan perubahan.

 

 

Dia menambahkan, soal public stockholding harus menjadi salah satu deliverables dalam MC-11 mendatang, sesuai mandat informal meeting di Oslo pada Oktober tahun lalu. “Isu pertanian merupakan bagian tak terpisahkan dari Bali Package. Jangan sampai isu ini dianggap sebagai tradeoff untuk negosiasi lain,” ujarnya.

 

Delegasi DPR RI yang hadir dalam pertemuan Steering Committee of the Parliamentary Conference on the WTO (SC PC WTO) ke-38 di Brussels, Belgia tanggal 9 Maret 2017 yaitu Ketua BKSAP Dr. Nurhayati Ali Assegaf dan Yoseph Umar Hadi.  Anggota Steering Committee ini terdiri dari 30 perwakilan parlemen anggota Inter-Parliamentary Union (IPU) dan Parlemen Eropa.  (si) Foto: Naefuroji/od.

BERITA TERKAIT
BKSAP Minta Bahrain Buka Kedubes di Indonesia
30-03-2017 / B.K.S.A.P.
Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI meminta Parlemen Bahrain untuk segera membuka Kantor Kedutaan Besar Bahrain di Indonesia....
Mahasiswa Diharapkan Berani Masuk Politik
24-03-2017 / B.K.S.A.P.
     Ketua Badan Kerjasama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Nurhayati Ali Assegaf menyerukan kepada mahasiswa untuk tidak anti terhadap politik,...
Tingkatkan Kerja Sama Indonesia-Maroko dengan Perdagangan Kopi
23-03-2017 / B.K.S.A.P.
Hubungan diplomatik antara Indonesia–Maroko sudah terjalin lama, namun tren perdagangan kedua negara hingga di penghujung 2016 masih sangat lemah. Penguatan...
Ketua BKSAP Terima Kunjungan Dubes Azerbaijan
21-03-2017 / B.K.S.A.P.
Ketua Badan Kerjasama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI, Nurhayati Ali Assegaf menerima kunjungan Duta Besar Azerbaijan untuk Indonesia, Tamerlan Qarayev...

  • SHARES