Komisi IX Beraudensi dengan Forkom PHI dan PPNI

17-03-2017 / KOMISI IX

Komisi IX DPR melakukan audiensi dengan Forum Komunikasi Perawat Honorer Indonesia (FORKOM PHI) dan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) di Gedung Nusantara I, DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (16/03/2017).

 

Ketua Komisi IX DPR Dede Yusuf Macan Effendi selaku pimpinan rapat menjelaskan, kedatangan FORKOM PHI dan PPNI meminta untuk diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Mereka juga berharap pemberian upah yang layak bagi perawat serta penghapus sistem Tenaga Kerja Sukarela (TKS) oleh pemerintah.

 

“Hak-hak normatif seperti gaji, perlindungan dan penggolongan sesuai kompetensi bisa kita dorong untuk diperjuangkan. Namun kalau masalah CPNS itu bukan domain kami, ini akan kami serahkan kepada  Komisi II,” jelas Dede.

 

Terkait tenaga kerja sukarela, atau bekerja tetapi tidak dibayar, Dede mengatakan Komisi IX akan memanggil Kementerian Kesehatan untuk dimintai keterangan akan rasio kebutuhan perawat, supaya demand and supplay  terjaga. “Jangan sampai lulusan perawat setiap tahun bertambah terus,tetapi user tidak membutuhkan sehingga terjadi penumpukan. Akhirnya dibuat konsep sukarelawan,  disuruh kerja tapi tidak dibayar," tuturnya.

 

Terkait permasalahan biaya yang harus dikeluarkan mahasiswa perawat yang ingin melaksanakan magang, menurut politisi partai Demokrat hal itu perlu segera ditindak dan dilaporkan. “Seharusnya di zaman sekarang hal seperti ini tidak boleh terjadi lagi, tentu kita akan minta itu ditindak dan dilaporkan,” tegasnya.

 

Hal senada juga disampaikan Anggota Komisi IX Suir Syam yang mengatakan terkait permasalahan pengangkatan CPNS dan gaji dibawah UMR, pihaknya akan  mengundang Menteri Kesehatan, Menpan RB, Mendagri dan Menteri Keuangan agar bisa ketemu jalan keluarnya.

 

“Mereka sudah bekerja sebagai tenaga sukarela selama 10 sampai 15 tahun namun setiap ada pengangkatan PNS mereka gagal, karena kalah dengan anak-anak yang baru lulus. Oleh sebab itu mereka datang menuntut untuk diangkat menjadi PNS,  sebab mereka menerima gaji masih dibawah UMR. Maka kami sepakat akan mengundang pihak terkait untuk membicarakn ini, agar ada jalan keluarnya,”pungkasnya.(mp,pw) Foto: Iqbal/od.


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Paket Obat-obatan untuk Jamaah Haji Perlu Ditambah
22-08-2017 / KOMISI IX
Panja Kesehatan Haji Komisi IX DPR RI yang dipimpin langsung Ketua Komisi Dede Yusuf Macan Effendi mengharapkan paket obat untuk...
Imam Suroso Apresiasi Penyelenggara Kesehatan Haji Jatim
22-08-2017 / KOMISI IX
Anggota Komisi IX DPR Imam Suroso mengapresiasi penyelenggara kesehatan haji di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, Jawa Timur yang berhasil memberikan...
Panja Kesehatan Haji Komisi IX DPR Soroti Bus Tanpa Toilet
22-08-2017 / KOMISI IX
Panja kesehatan Haji Komisi IX DPR RI menyoroti bus penjemputan calon jama'ah haji tanpa toilet. Pasalnya, jama'ah calon haji yang...
Komisi IX DPR Sesalkan Banyak Calon Jemaah Haji Tidak Ikut BPJS
22-08-2017 / KOMISI IX
Anggota Panja Kesehatan Haji Komisi IX DPR RI Elva Hartati menyayangkan masih adanya calon jemaah haji dari embarkasih Makassar yang...