Meningkatkan Industri Nasional dengan Pendidikan Vokasi

20-03-2017 / KOMISI VI

Rapat kerja Komisi VI DPR RI dengan Menteri Perindustrian RI menyoroti soal pendidikan vokasi, hal ini menjadi perhatian guna mendukung peningkatan kualitas SDM industri nasional. Pendidikan vokasi merupakan pendidikan yang menunjang pada penguasaan keahlian terapan tertentu. Rapat dipimpin  Ketua Komisi VI Teguh Juwarno di ruang  rapat Komisi VI, Gedung Nusantara I DPR RI, Senayan, Jakarta.

 

Teguh meminta rincian konsep dan penjelasan dari Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, serta bagaimana skema kerja sama dengan Kementerian Pendidikan atau Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi. Tidak hanya pimpinan komisi yang memberikan perhatian, Anggota Komisi VI lainnya, Sartono juga serius mendukung pendidikan vokasi.

 

"Kita fokus pada kegiatan industri yang kita kuasai dengan pendidikan vokasi," ujar Sartono, di ruang rapat  Komisi VI, Senin (20/3/2017).

 

Dia juga mengatakan, pendidikan kejuruan harus mendapat perhatian, karena dari sini bisa mencetak tenaga kerja taktis sesuai kebutuhan industri. Politisi dari Fraksi Partai Demokrat ini menyarankan agar pola kurikulum dalam sekolah kejuruan melibatkan pelaku usaha dan pelaku industri agar silabus pendidikan sesuai dengan kebutuhan.

 

Menurut Airlangga pendidikan vokasi menjadi kegiatan kementerian yang menjadi prioritas, namun belum mendapat alokasi anggaran. Dia berharap ke depan bisa mendapat perhatian dan dapat direalisasikan secara serius oleh para pemangku kepentingan.

 

Rapat kerja ini juga membahas kinerja Kementerian Perindustrian selama tahun 2016 dan juga rencana kerja di tahun 2017. Selain itu Komisi VI juga mengevaluasi pelaksanaan APBN 2016 di kementerian tersebut. (eko/sc)/foto:mulya/iw. 

BERITA TERKAIT
Tinjau Ulang Permendag Gula Kristal Melalui Pasar Lelang Komoditas
19-06-2017 / KOMISI VI
Anggota Komisi VI DPR RI Nasir Bahar menanggapai atas terbitnya Peraturan Menteri Perdagangan RI No.16/M-DAG/PER/2017 tentang Perdagangan Gula Kristal Rafinasi...
Kenaikan Listrik Korbankan 18,7 Juta Konsumen
15-06-2017 / KOMISI VI
Kenaikan listrik untuk kelompok pengguna 900 volt ampere (watt) oleh pemerintah telah mengorbankan sekitar 18,7 juta konsumen. Kelompok ini tergolong rumah tangga...
Rolling Stock Lebih Bermanfaat daripada LRT
14-06-2017 / KOMISI VI
Pengadaan rolling stock (rangkaian kereta) lebih bermanfaat untuk transportasi publik massal daripada LRT (light rail transit). Tahun depan rolling stock...
Pemerintah Didesak Segera Bentuk Badan Pangan Nasional
07-06-2017 / KOMISI VI
Komisi VI DPR RI mendesak Pemerintah untuk segera membentuk Badan Pangan Nasional, sehingga negara dapat hadir dalam menstabilkan harga komoditi...

  • SHARES