Mahasiswa Diharapkan Berani Masuk Politik

24-03-2017 / B.K.S.A.P.

     Ketua Badan Kerjasama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Nurhayati Ali Assegaf menyerukan kepada mahasiswa untuk tidak anti terhadap politik, justru ia mendorong agar mahasiswa berani masuk gelanggang dunia politik sejak dini, hal ini karena mahasiswa adalah agen perubahan sosial yang utama bagi bangsa. Dengan berpolitik, maka semakin besar peluang untuk melakukan perubahan bagi kepentingan bangsa dan negara.

 

Hal itu dipaparkan didepan ratusan mahasiswa dan civitas akademika Universitas Islam Blitar dalam acara BKSAP Day yang bertajuk ‘Tentang BKSAP dan Diplomasi Parlemen,’ pada Kamis, (23/03/2017) di Auditorium Universitas Islam Blitar, Jawa Timur.

 

Bahkan, Politisi Partai Demokrat ini menegaskan kepada seluruh mahasiswa yang hadir untuk tidak ragu untuk bercita-cita menjadi Anggota DPR. “Mahasiswa dididik untuk merubah keadaan sosial. Jangan ragu bercita-cita menjadi Anggota DPR RI,” tegas Nurhayati yang kemudian diiringi tepuk tangan para hadirin.

 

Tak hanya mendorong mahasiswa untuk tidak ragu menggeluti dunia politik, dalam kesempatan tersebut, Nurhayati juga menjelaskan terkait tugas dan peranan BKSAP dalam menjalankan amanatnya dalam diplomasi parlemen guna memajukan kepentingan nasional.  “Dalam sidang-sidang di organisasi internasional maupun regional, BKSAP telah berjuang menginisiasi sejumlah resolusi dan deklarasi untuk kepentingan nasional,” tutur Nurhayati.

 

Terkait dukungan BKSAP terhadap kemerdekaan Palestina juga menjadi paparan Nurhayati yang kemudian menarik perhatian para mahasiswa.  “Tak hanya itu, dalam sidang internasional, BKSAP menunjukan posisi solidaritas dan dukungan kepada negara muslim seperti kemerdekaan Palestina, Rohingya dan lain-lain, selain itu juga isu tenaga kerja indonesia,” jelasnya.

 

Beberapa perjuangan dan dukungan BKSAP terhadap isu-isu internasional dipaparkan guna menaruh pesan bahwa berpolitik menjadi hal penting guna memperjuangkan kepentingan bangsa dan negara. Nurhayati pun lalu mengkritik paham apatisme politik yang disebutnya menyesatkan dan tidak sesuai dengan jati diri mahasiswa sebagai agen perubahan sosial politik.

 

Nurhayati menegaskan, dengan berani masuk dalam gelanggang politik, maka semakin besar kemungkinan untuk melakukan perubahan demi kepentingan bangsa dan negara. “Oleh karenanya, saya luruskan pemahaman mahasiswa akan politik, politik adalah perjuangan mulia memperbaiki nasib bangsa,” pungkas Nurhayati (hs)

BERITA TERKAIT
BKSAP Dorong Pemerintah Lakukan Aksi Nyata dalam Konflik Palestina
25-07-2017 / B.K.S.A.P.
Konflik antara Palestina dengan Israel pasca dipasangnya metal detector di Masjid Al-Aqsa Palestina, telah menyedot perhatian dunia, termasuk Indonesia. Permasalahan...
Panja KER BKSAP Bentuk Tim Kecil, Sikapi Soal Sawit
25-07-2017 / B.K.S.A.P.
Panja Ekonomi Regional (KER) BKSAP akan membentuk tim kecil yang bertujuan untuk mendapatkan masukan secara lengkap terkait Pelarangan sawit Indonesia...
Titi Soeharto Dilantik Jadi Wakil Ketua BKSAP
20-07-2017 / B.K.S.A.P.
Anggota Fraksi Golongan Karya (F-Golkar) Siti Hediati Soeharto dilantik menjadi Wakil Ketua Badan Kerjasama Antar Parlemen (BKSAP) di Ruang BKSAP,...
AIPA Caucus ke-9 Hasilkan Sejumlah Rekomendasi
20-07-2017 / B.K.S.A.P.
Sidang AIPA Caucus ke-9 yang dihadiri 35 anggota parlemen dari sepuluh negara anggota Asean,  sukses terselenggara di Jakarta, dengan DPR...

  • SHARES