UU Desa Harus Tetap Dikawal Sehingga Beri Manfaat Masyarakat Desa

27-03-2017 / BADAN LEGISLASI

Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR sekaligus Ketua Tim Kunjungan Kerja Spesifik ke Sleman Arif Wibowo mengatakan, dari data dan informasi yang didapat ada perkembangan positif dalam pengelolaan dana desa di kabupaten ini. Dari tahun ketahun serapannya cukup tinggi, pengelolaannya sampai saat ini tidak ada penyelewengan yang muncul, belum ada masalah yang berarti. Meski demikian, pihaknya akan terus memantau perkembangannya.

 

Hal itu dikemukakannya Jumat (24/3) lalu saat melakukan sosialisasi UU No.6 Tahun 2014 tentang Desa kepada Bupati Sleman Sri Purnomo dan jajaran serta para kepala desa. Sosialisasi ini juga melibatkan jajaran dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi.

 

Politisi dari PDIP ini berharap, pada tahun- tahun berikutnya hal yang sama terjadi secara konstan, berkelanjutan dimana tidak ada penyelewangan. Untuk itu jajaran Kemendes dan jajaran  Kementerian terkait untuk untuk sama-sama melakukukan pengawasan. “ Sama-sama melakukan supervisi, pengawalan agar pelaksanaan UU desa ini betul-betul memberikan manfaat sesuai dengan tujuan di bentuknya UU ini,” tekan Bowo-sapaan Arif Wibowo.

 

Terkait dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang merupakan salah satu yang amanah yang termaktub dalam UU Desa, Sleman menjadi salah satu tujuan dimana desa-desanya sudah menginisiasi tentang pembentukan BUMDes yang sekarang sedang tumbuh.

 

“Kita sudah kunjungi ada prospek yang baik dan inspiratif,  tentu saja membutuhkan dukungan berbagai aspek agar BUMdes Desa Bendowo Harjo bisa berkembang lebih baik dan menjadi contoh desa lain,” harapnya.

 

Pelaksanaan atas UU Desa ini, khususnya dalam pembentukan BUMDes akan terbukti jika ada political will tidak saja dari kepala desa dan perangkatnya tetapi semua unsur masyarakat di desa itu dalam mendukung lembaga keuangan desa tersebut, yang dapat memberikan dua aspek sekaligus.

 

“Aspek ekonomi dalam hal ini mendatangkan profit, berkontribusi terhadap kemajuan pertumbuhan dan kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat. Selain itu berkontribusi pada kehidupan sosial masyarakat desa,  jadi kepentingannya adalah memberikan dampak terhadap kehidupan ekonomi dan sosial masyarakat desa,” kata Arif Wibowo menambahkan. (rif,mp) Foto: Arief/od.


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Perlindungan Jadi Inti RUU Masyarakat Hukum Adat
07-12-2017 / BADAN LEGISLASI
Badan Legislasi DPR RI menggelar Rapat Dengar Pendapat Umum dengan pakar hukum agraria Prof. Dr. Maria Sumardjono. Rapat ini membahas...
RUU Serah Simpan Karya Cetak, Karya Rekam, dan Karya Elektronik Diharmonisasi Baleg
21-11-2017 / BADAN LEGISLASI
Rapat Badan Legislasi DPR RI dipimpin Wakil Ketua Baleg Totok Daryanto melakukan harmonisasi, pembulatan dan pemantapan konsespsi terhadap RUU Serah...
Baleg Harmonisasi RUU Kebidanan
16-11-2017 / BADAN LEGISLASI
Supratman Andi Agtas saat memimpin rapatBadan Legislasi DPR RI dalam melakukan pengharmonisasian, pembulatan, dan pemantapan Konsepsi atas Rancangan Undang-Undang tentang...
Baleg Minta Pemerintah Aktif dalam Penyelesaian RUU Prioritas
19-10-2017 / BADAN LEGISLASI
Pada prinsipnya tugas penyelesaian RUU tidak bisa dikerjakan hanya sepihak, dari DPR saja, pemerintah harus ikut serta dalam perancangan RUU....