Indonesia-Austria Ingin Kembangkan Kerjasama Bidang Energi

06-04-2017 / B.K.S.A.P.

Indonesia memiliki kekayaan alam yang sangat berlimpah, sisi lain Austria adalah salah satu negara maju dalam bidang teknologi. Posisi kedua negara tersebut menjadikan hubungan keduanya strategis dan berpotensi menguntungkan satu sama lain.

 

Demikian mengemuka dalam pertemuan Grup Kerja Sama Bilateral Indonesia - Austria di Gedung DPR RI,  Senayan,  Jakarta,  Kamis (06/04).
 

"Indonesia dan Austria ingin meningkatkan kerja sama dalam bidang ekonomi melalui investasi di bidang energi berkelanjutan (sustainable energy), dimana Indonesia kaya akan sumber energi seperti panas bumi,  tenaga air dan energi surya," ungkap Anggota Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR  Effendy Sianipar. 
 

Ia menambahkan,  Austria merupakan negara maju dalam bidang teknologi,  lingkungan hidup dan energi listrik sehingga kelebihan kedua negara  perlu dioptimalkan, terutama dalam pengembangan hydropower di Indonesia. "Ini bisa kita dorong,  asal persaingannya sehat dan saling menguntungkan, " sambung politisi PDI Pejuangan ini.

 

Terlebih lagi, lanjutnya,  pemerintah baru saja mencabut 23 peraturan menteri yang dinilai menghambat investasi. Menurutnya, ini akan mempermudah Austria untuk menarik investor ke Indonesia. 

 

Saat ini,  terdapat 30 perusahaan Austria yang sudah beroperasi di Indonesia dan diharapkan dengan dicabutnya sejumlah regulasi tersebut dapat meningkatkan jumlah investor. 

 

Sebelumnya,  Ketua Grup Kerja Sama Bilateral Austria - Southeast Asia Andreas Karlsboeck mengatakan bahwa pihaknya ingin memperkokoh hubungan bilateral kedua negara dengan investasi di bidang energi. 

 

Ia pun menyambut baik keputusan Presiden Jokowi yang menyiapkan aturan kemudahan investasi.  "Isu-isu strategis ini akan kami teruskan ke Pemerintah Austria untuk menjadi bahan pembicaraan selanjutnya," ungkap Andreas didampingi Duta Besar Austria untuk Indonesia Helene Steinhausl.  (ann, mp)Foto: Naefuroji/od.


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Rofi Kecam Kebijakan Visa Israel
14-02-2018 / B.K.S.A.P.
Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Rofi’ Munawar mengecam tindakan Israel terhadap 54 warga Palestina yang...
Globalisasi Harus Membawa Manfaat
13-02-2018 / B.K.S.A.P.
Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Nurhayati Ali Assegaf (F-PD) menyampaikan bahwa globalisasi harus membawa manfaat bagi...
DPR Minta APPF Dukung Pemberdayaan UMKM di Era Digital
25-01-2018 / B.K.S.A.P.
Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Juliari P. Batubara meminta Asia Pasific Parliamentary Forum (APPF) berperan...
Usulan DPR Diterima Menjadi Resolusi Sidang APPF ke-26
24-01-2018 / B.K.S.A.P.
Pentingnya pertemuan parlemen perempuan dan kebijakan terkait kesetaraan gender adalah usulan DPR yang diterima menjadi bagian dari hasil sidang tahunan...