Workshop Penyusunan Naskah Akademik RUU Bagi Tenaga Ahli

26-04-2017 / LAIN-LAIN

Kepala Pusat Perencanaan Undang-Undang Inosentius Samsul memberikan pemaham kepada para tenaga ahli fraksi yang hadir dalam Workshop Penyusunan Naskah Akademik (NA) Rancangan Undang-Undang (RUU) yang digelar Tata Usaha Tenaga Ahli (TU TA)  di ruang KK II, Gedung Nusantara DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (26/04/2017).

 

Dalam workshop tersebut, inosentius memberikan materi dan pemahaman cara penyusunan NA RUU mulai dari BAB I (Pendahuluan) sampai dengan BAB VI (kesimpulan). Di Bab I misalnya, dimasukkan latar belakang mengenai urgensi dalam membuat atau merevisi  undang-undang.

 

 “Tujuan adanya penyusunan NA RUU untuk mengetahui perkembangan teori dan praktik empiris dari materi undang-undang, melakukan evaluasi dan analisa terhadap peraturan perundang-undangan terkait dengan substansi UU, merumuskan landasan filosofis, sosiologis, dan yuridis, serta merumuskan sasaran yang akan diwujudkan,”jelasnya.

 

Lebih lanjut, ia mengatakan metode yang digunakan dalam penyusunan bisa berupa studi kepustakaan/litelatur, FGD  (focus group discussion), diskusi panel, seminar dan wawancara.

 

“Kunci utama dalam menyusun NA RUU itu adalah banyak membaca, bisa membaca litelatur, jurnal untuk mengetahui anggaran diperlukan seperti apa, lembaga harus seperti apa, SDM seperti apa, dan sebagainya. Jadi tanpa membaca itu omong kosong,” katanya.

 

Inosentius juga menjelaskan mengenai instrument analisis yang digunakan dalam menyusun NA RUU yaitu  seperti ROCCIPI (Rule, Opportunity, Capacity, Communication, Interest, Process, dan Ideology), RIA (Regulatory Impact Assesment) dan CBA (Cost and benefit analysis).

 

“Penyusunan NA RUU ini diperlukan untuk menyamakan pemahaman mengenai sistematika dan substansi. Serta dapat menyempurnakan atau peningkatan kualitas UU kedepannya. Makanya penyusunan NA harus baik, karena kita mau NA yang dibuat ini nanti bisa memprediksi tentang norma yang akan disusun seperti apa dan implikasinya bagaimana,” harapnya. (rnm/sc)/foto:jayadi/iw.


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Para Teladan Harapkan Kesejahteraannya Ditingkatkan
16-08-2017 / LAIN-LAIN
Sabarudin Ilyas salah satu teladan yang hadir untuk menyaksikan Pidato Kenegaraan Presiden RI dalam Rangka HUT Proklamasi Kemerdekaan RI Ke-72...
Teladan Bidang Kehutanan Bangga Hadiri Peringatan HUT RI RI ke-72 di Gedung DPR RI
16-08-2017 / LAIN-LAIN
Sebagaimana peringatan Hari Ulang Tahun Proklamasi Kemerdekaan RI pada tahun-tahun sebelumnya, di HUT Proklamasi RI ke-72 tahun ini DPR RI...
Indah Kurnia Gelar Konser Keberagaman Itu Indah
14-08-2017 / LAIN-LAIN
Semangat  menjunjung tinggi keberagaman sudah ditanamkan sejak ia masih kecil, bahkan Indah Kurnia yang lahir di lingkungan Nasrani ini pernah...
Selama Penyusunan Anggaran, DPR Selalu Terbuka dan Transparan
10-08-2017 / LAIN-LAIN
DPR yang menempati peringkat pertama dalam transparasi anggaran se-ASEAN versi penelitian Gesellschaft fur Internationale Zusammenarbeit (GIZ) menjadi kebanggaan tersendiri. Ini...