PIA DPR RI Gelar Seminar Osteoporosis

27-04-2017 / LAIN-LAIN

Osteoporosis atau dalam bahasa masyarakat awam kerap disebut pengeroposan tulang, menjadi sebuah momok yang menakutkan bagi semua manusia, tak terkecuali anggota PIA (Persaudaraan Isteri Anggota) DPR RI. Untuk itu PIA menggelar talkshow dengan menghadirkan dokter ahli sebagai narasumbernya.

 

“Sebenarnya kesehatan sebagai salah satu item yang sering dibahas  PIA selain masalah pendidikan dan sosial. Dan kami sengaja mengambil topik yang dekat dengan kita, wanita dan keluarga. Sebagai wanita yang sudah berusia di atas 40 tahunan yang notabene menjelang masa menopause tentu sangat rentan dengan osteoporosis, apalagi yang memiliki genetik penyakit tersebut. Untuk itulah kami mengambil tema tentang pencegahan dan penanganan nyeri tulang belakang pada wanita penderita osteoporosis dalam talkshow kali ini,”jelas Wakil Ketua PIA DPR RI Grace Fadli Zon usai talkshow di Gedung Nusantara, Senayan Jakarta, Kamis (27/4/2017).

 

Dilanjutkan Grace, ia meyakini dengan pemaparan dan penjelasan dari narasumber yang notabene merupakan ahli di bidangnya, akan sangat berguna baik untuk anggota PIA sendiri, serta peserta lainnya yang juga ikut menghadiri acara tersebut. Salah satunya untuk mencegah terjadinya osteoporosis, dan jikapun sudah terdeteksi gejala penyakit tersebut dapat melakukan penanganan yang baik bagaimana cara mengatasi penyakit tersebut.

 

dr. Johan Akbari, SpS, SH, MARS yang saat itu menjadi narasumber talkshow tersebut menjelaskan, osteoporosis merupakan sebuah kondisi dimana kualitas kepadatan tulang menurun. Kondisi inilah yang membuat tulang menjadi keropos dan rentan retak. Ada faktor yang menyebabkan terjadinya osteoporosis, diantaranya kurangnya asupan kalsium dan kalium, kurangnya vitamin E dan kurangnya sinar matahari, serta kurangnya olahraga atau gerak tubuh.

 

Sangat mudah untuk dapat mencegah terjangkitnya penyakit ini, diantaranya melalui asupan kalsium dan kalium yang cukup yang bisa diperoleh dari buah-buahan seperti buah pir, apel dan papaya. Begitupun dengan cara mengatasi penyakit tersebut, mulai dari makanan, olahraga atau cara tradisional hingga pengobatan medis atau berbagai terapi dipaparkan dalam talkshow ini.

 

Terlihat jelas antusias para peserta dari berbagai pertanyaan yang diajukan sebagian besar anggota PIA DPR RI dari berbagai fraksi yang ada di DPR RI. Diantaranya seperti Asrilia Bambang Haryo, Leti Roem Kono, Latifah Mahfud Abdurahman, Latifah Djazuli juwaini, Julia Askodat, Lina Tampubolon serta lain-lain. Ditambahkan Grace, masih ada beberapa talkshow sejenis yang akan digelar sebagai program tahunan PIA DPR RI. (ayu/sc)/foto:runi/iw.

 


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Fasilitas di Talaud Harus Menjadi Fokus Pemerintah.
19-10-2017 / LAIN-LAIN
Fasilitas masyarakat seperti pendidikan, kesehatan dan perdagangan harus menjadi prioritas untuk pemerintah dalam memberikan kekhususan terhadap wilayah-wilayah daerah perbatasan terutama...
Pemda Talaud Harus Ubah Pola Pikir
19-10-2017 / LAIN-LAIN
Ketika di suatu daerah ada bandara dan sudah ada pusat-pusat perdagangan, masyarakat harus bisa mengubah pola pekerjaannya. Dari petani yang...
Humas DPR Terima Pelajar Wiyata Mandala, Bogor
18-10-2017 / LAIN-LAIN
Humas Sekretariat Jendral DPR menerima siswa/i SMK Wiyata Mandala Kabupaten Bogor di Ruang Abdul Muis, Gedung Nusantara DPR, Jakarta, Rabu...
Densus Tipikor Mulai Beroperasi Maret 2018
18-10-2017 / LAIN-LAIN
Wakil Ketua Komisi III DPR RI Trimedya Panjaitan memperkirakan Detasemen Khusus Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Densus Tipikor) akan beroperasi pada...