Fahri Sesalkan Massa Menerobos Bandara Sam Ratulangi

15-05-2017 / PIMPINAN

Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah menyesalkan aksi massa yang menerobos dan mengakibatkan rusaknya sejumlah fasilitas di Bandara Sam Ratulangi, Manado, Sulawesi. Pasalnya,  airport adalah salah satu objek vital nasional yang harus steril.

 

"Sebaiknya massa jangan menyentuh airport karena berbahaya sekali. Airport harus dijaga,  kalau di airport itu keseringan ada hewan saja, radar daripada aviation dunia menjadi waspada karena bisa membahayakan penumpang dan transportasi udara, " tegas Fahri saat memberikan klarifikasi terkait aksi penolakkan massa terhadap kunjungannya di Manado beberapa waktu lalu.

 

Selain berbahaya bagi keselamatan transportasi udara,  Fahri menekankan jika aksi menorobos bandara kerap terjadi,  maka akan merusak citra fasilitas publik Indonesia di mata international. 

 

Menurutnya, bandara adalah simbol modernitas transportasi sehingga harus aman dari aksi demonstrasi. "Tidak boleh lagilah kita masuk airport, kita bisa kena tegur karena airport kita kebobolan demonstran," tutur politisi dari dapil NTB ini. 

 

Lebih lanjut,  saat ditanyai terkait aksi penolakan massa terhadap dirinya,  Fahri menanggapi dengan santai. Ia berpandangan,  tidak ada masalah yang tidak bisa dipertemukan dengan berkomunikasi. Indonesia adalah negara yang kompleks sehingga perbedaan pendapat merupakan hal yang lumrah. 

 

"Tidak ada yang saya anggap sebagai suatu persoalan yang rumit. Indonesia adalah negara yang kompleks dan kalau ada massa yang berbeda pendapat dan melakukan demonstrasi,  inilah indonesia. Namun,  kalau saya yang suka dialog ini ditentang,  artinya ada orang yang tidak suka dialogkan, " tandas Fahri.

 

Sementara itu,  Wakil Ketua DPR RI Agus Hermanto menyanyangkan aksi penolakkan masyarakat terhadap kedatangan Fahri. Ia menilai penolakan itu disebabkan karena kurangnya komunikasi. Ia mengakui Manado salah satu daerah yang dikenal dengan toleransinya.

 

"Ada isu Pak Fahri akan datang dengan Sekjen salah satu Ormas. Jadi ini hanya masalah miskomunikasi saja," terang politisi dari F-Demokrat ini. (enn/sc)/Foto:Runi/rni


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Ketua DPR Minta Semua Ormas Aktif Jaga Stabilitas Politik
20-04-2018 / PIMPINAN
Ketua DPR RI Bambang Soesatyo meminta semua organisasi kemasyarakatan terlibat aktif menjaga stabilitas politik Indonesia. Terlebih dalam tahun politik ini...
DPR Gelar ‘Lomba Kritik DPR 2018’
19-04-2018 / PIMPINAN
Kritik sangat dibutuhkan dalam kehidupan negara yang demokratis, karena dengan adanya kritik maka akan membuat sistem politik menjadi sebuah sistem...
Fadli Zon: Pemerintah Istimewakan TKA
19-04-2018 / PIMPINAN
Tenaga Kerja Asing (TKA) terbukti diistimewakan pemerintah. Peraturan Presiden Nomor 20 Tahun 2018 tentang Penggunaan Tenaga Kerja Asing nyata tak...
Kerja Sama Indonesia-Maroko Terus Menurun
19-04-2018 / PIMPINAN
Ketua DPR RI Bambang Soesatyo menegaskan hubungan kerja sama perdagangan antara Indonesia dan Maroko harus mendapat perhatian serius. Pasalnya, dalam...