GKSB DPR - Parlemen Kuba Dorong Kerjasama Sektor Kesehatan

14-06-2017 / B.K.S.A.P.

Grup Kerja Sama Bilateral DPR RI - Parlemen Kuba menerima kunjungan Kehormatan Duta Besar Kuba untuk Indonesia Nirsia Castro Guevara di Gedung DPR RI, Senayan, Rabu (14/06/2017).

 

Dalam pertemuan tersebut, anggota GKSB Eva Sundari menyampaikan beberapa hal terkait penandatangan MoU antara Indonesia - Kuba, yang belum ditindaklanjuti. Diantaranya, kerjasama di bidang kesehatan. Mengingat, jumlah tenaga medis khususnya dokter,  dinilai masih kurang jika dibandingkan dengan jumlah populasi saat ini.

 

"Jika MoU di sektor kesehatan ini ditindaklanjuti, maka akan ada kemajuan karena pengelolaan sistem edukasi di bidang kesehatan, Kuba lebih advance. Angka IPM mereka jauh lebih advance dibanding kita yang tidak di embargo," ungkap Eva.

 

Selain di bidang kesehatan, kedua belah pihak sepakat untuk mendorong pemerintah masing-masing agar segera menindaklanjuti MoU kerjasama di bidang pertambangan dan pertanian (gula). Terkait hal itu, Dubes Nirsia Castro bahkan meminta pemerintah Indonesia segera mengirimkan utusannya untuk membahas hal-hal yang bersifat teknis.

 

"Mereka meminta enterprise yang datang, jangan politisi, jangan menteri. Nah, kita akan minta Kadin untuk kesana membahas hal ini," sambungnya.

 

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Syamsul Bachri mengatakan, Kuba cukup maju di bidang kesehatan. Oleh karena itu, parlemen sangat mendukung realisasi kerja sama kedua negara.

 

Selain pengembangan SDM, menurut Syamsul, lingkup kerja sama yang akan didorong antara lain,  kerja sama medis dan produksi obat-obatan termasuk vaksin, kesehatan dan gizi ibu dan anak, penyakit menular dan tidak menular, termasuk malaria, demam berdarah, kanker dan diabetes. Selanjutnya, penelitian dan pengembangan bersama biofarmasi, bioteknologi serta nanotechnology.

 

"Kami berharap dengan ditandatanganinya Mou oleh kedua menteri kesehatan, akan tergambar rencana aksi dalam program Kemkes tahun 2018," tandasnya. (ann/sc), foto : iwan/hr.

 


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Banyak Potensi Kerja Sama Yang Bisa Dikembangkan dengan Sudan
22-11-2017 / B.K.S.A.P.
Anggota Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR-RI Andreas Hugo Pareira di Gedung DPR Senayan, Jakarta, Rabu (22/11) menerima kunjungan...
DPR Serukan Pentingnya Pertemuan Khusus Anggota Parlemen Perempuan di Sidang Executive Council APA
22-11-2017 / B.K.S.A.P.
Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat Venna Melinda, menyampaikan pandangannya mengenai pentingnya pertemuan khusus anggota parlemen perempuan dalam sidang...
Anggota Muda Parlemen Dorong Kebijakan Untuk Lawan Ujaran Kebencian
21-11-2017 / B.K.S.A.P.
Anggota Komisi X DPR RI Irine Yusiana Roba Putri yang mewakili Indonesia dalam konferensi IPU Global Conference of Young Parliamentarians,...
Di COP 23, DPR Dorong Aksi Nyata Atasi Perubahan Iklim
17-11-2017 / B.K.S.A.P.
Ketua Badan Kerjasama Antar Parlemen DPR RI Nurhayati Ali Assegaf saat menghadiri Konferensi Para Pihak (Conference of Parties/COP) untuk Perubahan...