Rofi' Munawar Kecam Penutupan Mesjid Al-Aqsa oleh Israel

17-07-2017 / B.K.S.A.P.

Penutupan Masjid Al-Aqsa di Yerusalem dan pelarangan warga muslim Palestina shalat Jumat di sana menuai kecaman dari sejumlah pihak. Bagaimanapun, alasan keamanan untuk menutup Masjid tersebut dinilai berlebihan dan melanggar Hak Asasi Manusia (HAM).

 

"Tindakan penutupan dan pelarangan shalat Jumat di Mesjid Al Aqsha jelas tidak bisa dibenarkan, karena menghalangi umat Islam untuk beribadah dan berziarah ke tempat suci tersebut," ungkap Wakil Ketua BKSAP Rofi Munawar dalam keterangan persnya, Senin (17/07/2017).


Sebagaimana diketahui, Israel melakukan penutupun Mesjid Al-Aqsa menyusul dua polisi Israel yang ditembak mati oleh tiga pria Arab. Meskipun selepas itu seluruh pelaku ditembak mati pada Jumat (14/07/2017).

 

Politisi PKS ini berpandangan, penutupan Mesjid Al Aqsha karena alasan keamanan merupakan tindakan berlebihan dan melanggar Hak Azasi Manusia (HAM), khususnya masyarakat Palestina dalam menjalankan keyakinannya. Terlebih Masjid Al Aqsha merupakan tempat suci yang menjadi salah satu destinasi ritual utama ziarah dan ibadah bagi umat Islam seluruh dunia. 

 

"Israel harus segera mencabut kebijakan tersebut. Sebab, telah mencederai prinsip keagamaan dan prinsip kedaulatan sekaligus. Dan ini bukan yang pertama, di bulan Ramadhan lalu mereka membatasi umat Islam yang hendak beritikaf dan menjalankan ibadah di Masjid Al Aqsha," tegasnya

 

Sudah banyak kecaman terkait keberadaan serta penguasaan Israel terhadap kawasan suci Mesjid Al Aqsha. Kebijakan terbaru dari Komite Warisan Budaya Organisasi Pendidikan, Sains, dan Kebudayaan PBB atau UNESCO telah mengeluarkan resolusi yang menegaskan kembali tidak adanya kedaulatan Israel atas Kota Al-Quds (Yerusalem) yang didudukinya selama ini.

 

"Dan tidak terhitung berapa kali Israel tidak mematuhi resolusi yang dikeluarkan PBB, tanpa ada sangsi dan tindakan apa-apa," pungkas Rofi. (ann/sc), foto : dok/hr.


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Kebijakan Parlemen Uni Eropa Terkait Sawit Rugikan Indonesia
23-04-2018 / B.K.S.A.P.
Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen Nurhayati Ali Assegaf mengatakan resolusi Parlemen Uni Eropa mengenai minyak kelapa sawit akan mengakibatkan...
Kesetaraan Gender Penting untuk Jabatan Publik
23-04-2018 / B.K.S.A.P.
Kesetaraan gender perlu diwujudkan dalam mengisi jabatan-jabatan publik sebagai bagian dari kampanye Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB). Di jabatan pimpinan parlemen,...
Parlemen Efektif Sosilisasikan Antikorupsi
23-04-2018 / B.K.S.A.P.
Parlemen memegang peran penting dalam mengampanyekan aksi antikorupsi, sebagai salah satu lembaga negara. Parlemen begitu strategis mengambil peran ini, karena...
Dana Parpol Perlu Direalisasikan
23-04-2018 / B.K.S.A.P.
Dana bagi Partai Politik (Parpol) perlu direalisasikan untuk penguatan demokrasi sekaligus pencegahan korupsi. Di era Orde Lama dan Orde Baru,...