Partisipasi Aktif DPR Dalam Even Regional dan Internasional

27-07-2017 / PARIPURNA

Wakil Ketua DPR RI Korinbang Agus Hermanto yang memimpin Rapat Paripurna Penutupan Masa Persidangan V Tahun 2016-2017 menyampaikan bahwa terkait aktifitas diplomasi parlemen yang dilakukan oleh DPR, sesungguhnya DPR RI telah berpartisipasi dalam sejumlah sidang dan konferensi organisasi parlemen regional dan internasional diantaranya Asian Parliamentary Assembly Standing Committee on Staff and Financial Regulation tanggal 21 24 Mei 2017 di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab; 2nd Meeting of Speakers of Eurasian tanggal 26-28 Juni 2017 di Seoul, Korea Selatan; dan AIPA Fact Finding Committe (AIFOCOM) to Combat the Drug Menace tanggal 4 7 Juli 2017 di Boracay, Filipina.

 

“DPR menjadi tuan rumah Penyelenggaraan Sidang the 9th AIPA Caucus tanggal 17-20 Juli 2017 di Jakarta. Selain itu DPR juga telah melakukan sosialisasi dalam rangka Penyelenggaraan konferensi World Parliamentary Forum on Sustainable Development yang akan diselenggarakan di Bali pada tanggal 6-7 September 2017,” jelas Agus Hermanto di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (27/07/2017).

 

Dalam kesempatan itu, Agus Hermanto mengatakan bahwa DPR mengapresiasi terbitnya Perppu Nomor 2 Tahun 2017, yang memang merupakan kewenangan Pemerintah untuk menyusun dan menerbitkannya serta selanjutnya akan diajukan kepada DPR. Sebagaimana diketahui bahwa beberapa waktu yang Presiden telah menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Republik Indonesia (Perppu) Nomor 2 Tahun 2017 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan.

 

Berkaitan dengan perkembangan yang terjadi di Kompleks Masjid Al-Aqsa dalam hari-hari belakangan ini, lanjut Agus, DPR mengutuk tindakan kekerasan pihak keamanan Israel yang telah menyebabkan 3 orang jemaah tewas dan lebih dari 100 orang luka-luka.

 

“DPR menolak segala bentuk aksi kekerasan dan pelanggaran HAM. DPR mendukung sikap pemerintah Indonesia yang mendesak Dewan Keamanan PBB untuk segera bersidang dan mengambil langkah untuk menghentikan tindak kekerasan pihak keamanan Israel di Kompleks Masjid Al-Aqsa,” tegasnya.

 

Di saat yang sama, Pimpinan DPR juga mengumumkan bahwa mulai tanggal 28 Juli sampai dengan 15 Agustus 2017, DPR RI memasuki Masa Reses Masa Persidangan V Tahun Sidang 2016-2017. “Rentang waktu ini merupakan kesempatan bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi kepada para wakilnya,” pungkasnya. (dep,mp)/foto:andri/iw. 


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Legislator Kritik Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
17-07-2018 / PARIPURNA
Anggota Komisi V DPR RI Bambang Haryo Soekartono mengkritisi capaian pertumbuhan ekonomi Indonesia pada APBN tahun 2017 maupun pada tahun...
Defisit APBN Masih Relatif Rendah
17-07-2018 / PARIPURNA
Pemerintah menilai, defisit APBN 2017 masih relatif rendah, yaitu sebesar 2,49 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Angka defisit ini...
Pemerintah Klaim Realisasi Anggaran 2017 Menggembirakan
17-07-2018 / PARIPURNA
Pemerintah mengkalim realisasi anggaran untuk tahun 2017 cukup menggembirakan. Ini tercermin dari realisasi defisit APBN yang terkendali hingga level lebih...
DPR Sepakati RAPBN dan RKP 2019
12-07-2018 / PARIPURNA
Paripurna DPR RI menyepakati hasil rumusan panitia kerja (Panja) terkait Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Rencana Kerja Pemerintah...