Humas DPR Sosialisai Pembentukan UU Kepada Siswa-Siswi

07-08-2017 / LAIN-LAIN

Sekretariat Jenderal DPR RI melalui Humas Biro Pemberitaan Parlemen memberikan pemahaman terkait mekanisme pembentukan undang-undang di DPR kepada siswa-siswi Yayasan Mustopa Center, Karawang. Beberapa proses dipaparkan guna memberikan edukasi politik dan sistem  perundang-undangan di Ruang KK II, Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta.

 

Dalam kesempatan tersebut, seluruh siswa yang hadir mendapatkan penjelasan terkait tahapan pembentukan undang-undang. Mulai dari pengumpulan aspirasi, teknik penyusunan, perumusan, hingga pengesahan di tingkat II (Paripurna). Materi tersebut disampaikan secara komprehensif oleh tenaga ahli fraksi NasDem, Imanuel sebagai salah satu  narasumber.

 

Dalam pemaparannya, Imanuel menyampaikan bahwa tugas DPR dalam menjalankan fungsi legislasi tidaklah mudah. Sebab, segala bentuk perundang-undangan yang akan dibuat harus ada urgensi dan mengutamakan kepentingan nasional.  Ia pun, memberikan contoh konkret seperti pengesahan UU Pemilu dan penetapan Perppu Ormas yang setara dengan undang-undang.

 

Selain sistem perundang-undangan, kepada 290 siswa yang hadir, Kasubag Penerangan Humas Setjen DPR Erna Agustina juga memberikan pembekalan bagaimana menjadi anggota dewan yang dipilih melalui tahapan pemilu, serta memberikan sekilas edukasi politik tentangnya jalannya pemerintahan.

 

“Merupakan kebanggaan bagi kami bisa memperkenalkan DPR RI kepada adik-adik, semoga kedatangan adik-adik kesini merupakan suatu pengalaman yang tidak terlupakan,” ungkap Erna sembari mengajak siswa-siswi yayasan Mustopa untuk tidak skeptis terhadap politik.

 

Salah satu siswa perwakilan yayasan Mustopa Puji Pratama menyampaikan ucapan terima kasihnya atas kesempatan tersebut. Menurutnya, bisa mengunjungi dan belajar langsung di gedung yang bersejarah, seperti DPR RI, merupakan pengalaman dan ilmu yang tidak bisa diserap langsung di bangku sekolah.

 

“Semoga ilmu yang kita dapatkan di bangku sekolah maupun luar bisa kita manfaatkan sebaik-baiknya,” tutup siswa sederajat SMA ini. (ann)/foto:jayadi/iw.


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Timwas Pembangunan Daerah Perbatasan DPR Kunjungi Natuna
20-10-2017 / LAIN-LAIN
Tim Pengawas Pembangunan Daerah Perbatasan DPR RI yang dipimpin Sukiman mengunjungi Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau. Kunjungan tersebut bertujuan untuk...
Natuna Titik Potensial Jadi Poros Maritim Dunia
20-10-2017 / LAIN-LAIN
Kabupaten Natuna dengan bentang alam yang luas terdiri dari 99,25 % lautan dan hanya sebesar 0,75% wilayah daratan, memiliki potensi...
Fasilitas di Talaud Harus Menjadi Fokus Pemerintah.
19-10-2017 / LAIN-LAIN
Fasilitas masyarakat seperti pendidikan, kesehatan dan perdagangan harus menjadi prioritas untuk pemerintah dalam memberikan kekhususan terhadap wilayah-wilayah daerah perbatasan terutama...
Pemda Talaud Harus Ubah Pola Pikir
19-10-2017 / LAIN-LAIN
Ketika di suatu daerah ada bandara dan sudah ada pusat-pusat perdagangan, masyarakat harus bisa mengubah pola pekerjaannya. Dari petani yang...