Rasio Utang Masih Tergolong Rendah

31-08-2017 / PARIPURNA

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan bahwa rasio utang Indonesia masih terlampau rendah jika dibandingkan negara berkembang lain. Sehingga ini menjawab kecemasan seluruh pihak tentang nominal utang Indonesia yang cukup tinggi. Demikian disampaikan pada Rapat Paripurna DPR RI, Kamis (31/8/2017).

 

“Pemerintah akan tetap mengendalikan rasio utang berhadap PDB dalam batas yang bijaksana dan terkendali. Dan diupayakan menurun secara bertahap dalam jangka menengah. Meski pemerintah mengambil kebijakan belanja ekspansif, pemerintah senantiasa menjaga level defisit dan level utang tetap terarah dan terukur,” ujar Sri Mulyanii Gedung DPR RI, Jakarta.

 

Menurutnya, rasio utang Indonesia saat ini masih tergolong aman. Hal itu tercermin dari rasio utang terhadap PDB Indonesia yakni 28,9 persen  di tahun 2017. “Hal ini relatif lebih rendah dari negara lain. Bahkan masih rendah dari negara berkembang lain yang setara seperti Thailand sebesar 41,8 persen dan India 67,8 persen,” jelas Sri Mulyani.

 

Ia menegaskan akan senantiasa menjaga rasio utang agar tidak menghambat pembangunan secara berkelanjutan.  “Pengelolaan utang, baik dari sisi waktu penarikan utang, komposisi mata uang, jatuh tempo, jenis instrumen maupun pengendalian kas akan terus dijaga untuk memastikan keberlanjutan pembangunan,” ujar Sri Mulyani.

 

Sebagaimana diketahui,  utang pemerintah pusat sampai dengan bulan Juli 2017 mencapai Rp 3.779,98 triliun. Jumlah tersebut naik Rp 73,46 triliun, dari posisi Juni 2017 sebesar Rp 3.706,52 triliun. (hs/sc) Foto: Jay/jk


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Legislator Protes Penanganan Persoalan di Tanah Papua
14-09-2017 / PARIPURNA
Papua dan Papua Barat, sebagai salah satu wilayah di Timur Indonesia, memiliki sejumlah persoalan spesifik, yang seharusnya membutuhkan penyelesaian yang...
Bahaya Merkuri Sama Dengan Bahaya Narkoba
14-09-2017 / PARIPURNA
Anggota Komisi VII DPR RI Tjatur Sapto Edy menilai, bahaya penggunaan merkuri sama berbahayanya dengan penyalahgunaan narkoba. Bahkan, menurutnya, Indonesia...
UU Konvensi Minimata untuk Selamatkan Lingkungan Indonesia
14-09-2017 / PARIPURNA
DPR RI telah mengesahkan Rancangan Undang-Undang tentang Pengesahan Minamata Convention on Mercury atau Konvensi Minamata mengenai Merkuri pada Rapat Paripurna. Anggota Komisi III...
Paripurna DPR Setuju Perpanjang Pembahasan RUU Terorisme
13-09-2017 / PARIPURNA
Rapat Paripurna DPR RI yang dipimpin Wakil Ketua DPR Korinbang Agus Hermanto menyetujui perpanjangan waktu pembahasan RUU tentang Pemberantasan Tindak...