Banyak Kebenaran Yang Perlu Dibela dan Kesalahan yang Perlu Dikoreksi

04-09-2017 / PANITIA KHUSUS

Ketua Ikatan Sarjana dan Profesi Perpolisian Indonesia (ISPPI) Siswadi Winoto  menyatakan apa yang dikerjakan Pansus Angket terungkap banyak kebenaran yang perlu dibela dan banyak kesalahan yang perlu dikoreksi. “Kami sangat mendukung Pansus ini,” tandasnya saat Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU dengan asosiasi tiga profesi di Jakarta, Senin (4/9).

 

Dalam acara yang dipimpin Wakil Ketua Pansus Angket Masinton Pasaribu, Siswadi menjelaskan kini korupsi telah menjadi musuh bersama. Dulu korupsi yang merugikan negara hanya ditangani jaksa dan polisi, kalau suap hanya ditangani polisi termasuk gratifikasi. Namun sekarang yang merugikan negara baik suap atau gratifikasi masuk korupsi. Karena itu ke depan perlu ada pembagian kelas-kelas ini.

 

“Kelas korupsi itu mestinya jangan sama tapi ada kelas berbeda sehingga misalnya ada pejabat negara menerima pemberian, dianggap gratifikasi sehingga bisa diproses menjadi korupsi,” jelasnya.

 

Lebih lanjut Siswadi mengatakan, sepakat korupsi menjadi musuh bersama sehingga harus ditangani bersama. Karena musuh bersama, maka institusi yang menangani yaitu jaksa, polisi dan KPK harus bersama pula. Namun dalam perkembangannya terjadi persaingan yang tidak sehat. “Bukan saling memperkuat, tapi malah ada upaya melemahkan,” jelasnya.

 

Sebelumnya ada kerja sama dengan istilah criminal justice system (SJS)  terdiri polisi, jaksa dan hakim namun tidak pernah lagi kelanjutan pembahasan. Dengan adanya lembaga baru KPK dan masuk system ini, diharapkan lembaga-lembaga ini mempuyai kedudukan hukum, wewenang dan anggaran serta fasilitas yang sama sehingga bisa berjalan seiring memberantas korupsi. (mp)/foto: iwan armanias/iw.


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Pembangunan Port Baru di Pelindo IV Tak Bisa Dihindarkan
20-09-2017 / PANITIA KHUSUS
Konektivitas ekspor dan impor antar daerah yang ada di Indonesia maupun ke luar negeri merupakan salah satu penunjang peningkatan ekonomi...
Masyarakat Distrik Seget Keluhkan Rusaknya Jalan Darat
19-09-2017 / PANITIA KHUSUS
Distrik Seget, Kabupaten Sorong, Provinsi Papua Barat berada sekitar 50 km dari Kota Sorong, untuk menjangkaunya harus menggunakan jalur laut...
Masyarakat Harapkan Pelabuhan Seget Segera Dibangun
18-09-2017 / PANITIA KHUSUS
Penerbitan Global Bond oleh PT Pelindo II senilai USD 1,58 miliar pada tanggal 5 Mei 2015 dimaksudkan untuk membiayai beberapa...
Pansus Angket KPK Punya Banyak Temuan Signifikan
18-09-2017 / PANITIA KHUSUS
  Pansus Hak Angket DPR RI untuk KPK mengklaim telah memiliki temuan-temuan signifikan selama Pansus bekerja. Hasil temuan ini nantinya juga...