Ketua DPR Bahas Tragedi Kemanusiaan Dengan Parlemen Jordania

07-09-2017 / B.K.S.A.P.

Ketua DPR RI Setya Novanto menilai Indonesia dan Jordania memiliki kesamaan sikap dalam menghadapi berbagai tragedi kemanusiaan yang terjadi di berbagai belahan dunia, seperti di Palestina dan Myanmar.

 

Kedua negara juga memiliki banyak kesamaan pandangan dalam menghadapi tantangan global seperti penangulangan terorisme serta pentinganya mendorong keamanan dan stabilitas di masing-masing kawasan.


"Sama halnya dengan Indonesia yang menerima pengungsi etnis Rohingnya dari Myanmar, Jordania juga menerima pengungsi dari Suriah. Kami selalu mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan," kata Novanto dalam pertemuan bilateral dengan Parlemen Jordania, Rabu (06/07/2019).

 

Hadir dalam pertemuan tersebut,  Wakil Ketua Parlemen Jordania yang juga menjadi pemimpin delegasi Parlemen Jordania dalam World Parliamentary Forum, Khamis Atieh mengungkapkan saat ini Jordania menampung lebih dari 1 juta pengungsi Suriah. Menurutnya,  Jordania juga ingin bersama Indonesia membantu mengatasi tragedi kemanusiaan atas etnis Rohingnya di Myanmar.

 

Sebagai aksi nyata, Novanto mengatakan, dalam waktu dekat DPR RI akan membawa Resolusi masalah Rohingnya ke pertemuan ASEAN-Inter Parliamentary Assembly (Majelis Parlemen ASEAN) pada 15-19 September 2017 di Manila, Filipina.

 

 "Saya berharap, Parlemen Jordania dapat melakukan hal yang serupa di sidang Inter Parliamentary Union pada Oktober 2017 di Rusia,"harapnya.

 

Menurut Novanto,  dengan bersuara di berbagai forum internasional, serta menunjukan solidaritas kemanusiaan terhadap etnis Rohingnya, diharapkan pemerintah Myanmar segera dapat mewujudkan perdamaian disana.

 

Sebelum mengakhiri pertemuan, Novanto juga menyampaikan terimakasih atas dukungan tertulis Jordania bagi pencalonan Indonesia sebagai Anggota Tidak Tetap Dewan Keamanan PBB periode 2019-2020.

 

Wakil Ketua DPR Jordania Khamis Atieh, menyampaikan ucapan terimakasih kepada Indonesia yang turut mengecam aksi kekerasan Israel ke Masjid Al Aqsa beberapa bulan lalu. Terkait itu,  kedua negara sepakat mengintensifkan komunikasi dan terus bekerjasama dalam berbagai forum internasional, khususnya di Organisasi Konferensi Islam (OKI).

Secara khusus, Parlemen Jordania juga menyampaikan surat berisi dokumen pelanggaran kemanunisaan yang dilakukan oleh Israel di Palestina. DPR RI akan mempelajari dokumen tersebut, untuk kemudian bersama kita mengambil sikap lebih lanjut terhadap Israel. (tim), foto : jaka nugraha/hr.


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Rofi Kecam Kebijakan Visa Israel
14-02-2018 / B.K.S.A.P.
Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Rofi’ Munawar mengecam tindakan Israel terhadap 54 warga Palestina yang...
Globalisasi Harus Membawa Manfaat
13-02-2018 / B.K.S.A.P.
Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Nurhayati Ali Assegaf (F-PD) menyampaikan bahwa globalisasi harus membawa manfaat bagi...
DPR Minta APPF Dukung Pemberdayaan UMKM di Era Digital
25-01-2018 / B.K.S.A.P.
Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Juliari P. Batubara meminta Asia Pasific Parliamentary Forum (APPF) berperan...
Usulan DPR Diterima Menjadi Resolusi Sidang APPF ke-26
24-01-2018 / B.K.S.A.P.
Pentingnya pertemuan parlemen perempuan dan kebijakan terkait kesetaraan gender adalah usulan DPR yang diterima menjadi bagian dari hasil sidang tahunan...