Pemerintah Jangan Ragu Berinvestasi pada Bidang Pendidikan

03-10-2017 / KOMISI X

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Sutan Adil Hendra (SAH) meminta pemerintah agar jangan ragu berinvestasi pada bidang pendidikan. Hal itu sampaikannya dalam rapat prioritas anggaran mitra kerja komisi X di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Senin (2/10/2017).

 

Pernyataan ini sendiri lahir untuk menanggapi rencana kerja dan program prioritas APBN bidang pendidikan yang makin lari dari usaha percepatan mutu pendidikan secara nasional. "Kita melihat program yang diusulkan pemerintah makin lari dari usaha percepatan mutu pendidikan nasional," ujarnya.

 

Menurut Sutan, indikasi tersebut terlihat dari rencana rasionalisasi secara besar - besaran anggaran dan program pelatihan dan peningkatan kapasitas guru serta peningkatan sarana prasarana sekolah oleh pemerintah. Akibatnya dari rasionalisasi ini target capaian mutu pendidikan secara nasional menjadi melemah, karena tahapan mutu tersebut membutuhkan program dan anggaran secara berkelanjutan.

 

"Kita setuju ada evaluasi terhadap mutu guru dan sekolah tetapi evaluasi tersebut hendaknya bertujuan untuk perbaikan, bukan untuk mengurangi bahkan menghilangkan program yang telah berjalan," tegasnya.

 

Sehingga akibat dari kebijakan itu sekarang banyak isu yang tidak jelas di masyarakat seperti dihapusnya sertifikasi guru, pengurangan item - item pendanaan BOS hingga tunjangan kesejahteraan guru swasta.

 

Alasan pemerintah yang mengatakan evaluasi dilakukan karena belum melihat dampak signifikan mutu pendidikan dengan program yang dijalankan selama ini, salah satu bentuk keraguan pemerintah untuk melakukan investasi pada bidang pendidikan.

 

"Pemerintah terlihat ragu untuk mengakselerasi mutu pendidikan karena hasilnya tidak langsung tampak jika dibandingkan dengan membangun infrastruktur fisik, dan ini merupakan satu kemunduran berpikir yang harus kita benahi. Karena jika masih ada ruang ragu dalam pembangunan pendidikan, berarti ada ketidakkonsistenan kita untuk menyiapkan masa depan bangsa, harus kita batasi wacana ini,” tandasnya. (dep,mp) Foto : Arief/ky


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Pagu Anggaran Perpusataan Nasional Tetap Sebesar RP. 584,9 Miliar
17-10-2017 / KOMISI X
Komisi X DPR RI menggelar rapat dengar pendapat dengan Kepala Perpustakaan Nasional guna membahas penyesuaian RKA-KL Tahun Anggaran 2018. Dalam...
Anies-Sandi Harus Genjot Ekonomi Kreatif Jakarta
17-10-2017 / KOMISI X
Anies Bawesdan dan Sandiaga Uno resmi dilantik sebagai pasangan Gubernur-Wakil Gubernur DKI Jakarta. Duet ini diharapkan menggarap ekonomi kreatif yang...
Yayuk Basuki Pertanyakan Perpres Tentang Peningkatan Prestasi Olahraga Nasional
16-10-2017 / KOMISI X
Prioritas khusus demi sukses penyelenggaraan Asian games dan Asian para Games tahun 2018, sudah teranggarkan. Termasuk pula sukses prestasi, yakni...
Komisi X DPR Terima Usulan Perubahan Alokasi Anggaran Kemenpora
16-10-2017 / KOMISI X
Komisi X DPR RI menerima surat dari Kemenpora tertanggal 16 Oktober 2017 perihal perubahan pagu anggaran alokasi RKA-KL Tahun Anggaran...