Komisi IX Apresiasi Presiden Perkuat Kewenangan BPOM

09-10-2017 / KOMISI IX
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Saleh Partaonan Daulay mengapresiasi keinginan Presiden Joko Widodo dalam memperkuat kewenangan BPOM (badan pengawas obat dan makanan).
“Dari pengawasan kami di Komisi IX, BPOM belum bisa bekerja maksimal karena adanya tumpang tindih kewenangan dengan instansi lain, termasuk Kementerian Kesehatan. Belum lagi, kewenangan untuk lakukan penindakan juga belum maksimal diberikan kepada BPOM,”ujar Shaleh dalam siaran persnya, baru-baru ini di Jakarta.
 
Ia mengakui selama ini, jika ada persoalan yang terkait dengan obat dan makanan, semua pihak pasti menoleh ke BPOM. Padahal, tidak semua persoalan itu dapat diselesaikan sendiri oleh BPOM. Mereka masih perlu berkoordinasi dengan instansi lain seperti kemenkes dan kepolisian.
 
Ia menilai salah satu cara yang efektif dalam meningkatkan kewenangan BPOM adalah dengan membuat Undang-Undang sendiri. Dengan begitu, payung hukum untuk melindungi dari aspek penyalahgunaan obat, makanan, dan kosmetik akan menjadi kuat. Undang-undang itu nantinya juga diharapkan dapat menyelesaikan tumpang tindih kewenangan yang ada saat ini.
 
"Komisi IX DPR sangat senang jika RUU pengawasan obat dan makanan menjadi inisiatif pemerintah. Diharapkan, dalam revisi prolegnas. usulan tersebut sudah bisa dimasukkan,"ujar politisi dari Fraksi PAN ini.
 
Dilanjutkannya, Indonesia sudah semestinya bisa berkaca pada negara lain dimana persoalan perlindungan masyarakat dalam aspek ini menjadi prioritas. Di tengah kompetisi perdagangan bebas yang semakin kuat, Indonesia harus dapat memastikan bahwa seluruh produk yang masuk ke Indonesia aman untuk dikonsumsi. Termasuk di dalamnya, produk-produk obat, makanan, dan kosmetik yang dijual secara online.
 
"Yang mengkhawatirkan sekarang ini adalah penjualan secara online. Produk-produk dari negara lain dengan mudah bisa melintasi batas teritorial. Semua itu harus bisa diawasi dan dipastikan aman,"harapnya. (Ayu,mp).Foto: Runi/Rni

  • SHARES
BERITA TERKAIT
Polemik SKM Jadi Pintu Masuk Penyelidikan Kelayakan Produk
10-07-2018 / KOMISI IX
Anggota Komisi IX DPR RI Abidin Fikri menilai polemik susu kenal manis (SKM) bisa dijadikan pintu masuk untuk menyelidiki produk...
Komisi IX Sepakat Bentuk Panja SKM
10-07-2018 / KOMISI IX
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Ermalena menjelaskan hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi IX DPR RI dengan Badan Pengawas...
Komisi IX Evaluasi Kepesertaan dan Investasi BPJS Ketenagakerjaan
09-07-2018 / KOMISI IX
Komisi IX DPR RI mengevaluasi soal kepesertaan dan investasi yang ada di BPJS Ketenagakerjaan. Menurut Wakil Ketua Komisi IX Saleh...
Legislator Usulkan SKM Dihentikan Sementara Pemasarannya
05-07-2018 / KOMISI IX
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Saleh Partaonan Daulay menyarankan agar produk yang berlabel Susu Kental Manis (SKM) yang tak...