Sipol KPU Sangat Membantu Parpol

12-10-2017 / LAIN-LAIN

Anggota DPR RI Mukhtar Tompo mengapresiasi kinerja Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam menyiapkan mekanisme pendaftaran partai politik. “Saya telah mengikuti semua syarat yang tertuang dalam UU No. 7 tahun 2017, dan juga Peraturan KPU No.11 thn 2017. Meski persiapannya cukup singkat, semuanya mampu kami selesaikan selama kurang lebih sebulan,” jelas Muktar dalam rilis yang diterima Parlementaria di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (12/10). 

 

Menurut Mukhtar, pihaknya dapat dengan mudah mempersiapkan berkas pendaftaran, karena cukup terbantu dengan keberadaan Sistem Informasi Partai Politik (SIPOL), yang dibuat KPU. “Sistem SIPOL yang diberlakukan KPU sangat efektif untuk kebaikan organisasi parpol secara internal, dan membantu negara dalam perbaikan administrasi parpol,” ungkapnya.

 

Selain itu, Mukhtar juga menyatakan bahwa SIPOL turut membantu parpol dalam merapikan data base keanggotaan dan kepengurusan. “Ketika adminitrasi partai sudah rapi, parpol yang bersangkutan mudah melakukan konsolidasi apapun. Mutasi penduduk dari satu parpol ke parpol lain juga akan tercatat secara otomatis. Hal ini akan mencegah terjadinya kegandaaan kepengurusan dan keanggotaan parpol,” jelas legislator Dapil Sulawesi Selatan ini.

 

Dengan kehadiran SIPOL, lanjut Mukhtar, pihaknya tak perlu lagi repot-repot membuka UU atau PKPU, karena sistem penginputan SIPOL otomatis merujuk pada peraturan tersebut. “Jadi, jika kita mengisi semua yang dipersyaratkan SIPOL, otomatis kita telah memenuhi berbagai persyaratan pendaftaran Pemilu yang diwajibkan UU maupun PKPU,” tandas Mukhtar.

 

Meski demikian, Mukhtar menegaskan bahwa jauh hari sebelum UU Pemilu disahkan, Partai Hanura memang telah siap untuk mendaftar sebagai peserta Pemilu 2019. “Misalnya, sejak jauh hari, Partai Hanura telah memiliki website khusus yang memuat data base keanggotaan Partai. Sehingga, ketika KPU meluncurkan SIPOL, kami hanya mentransfer data base kami ke SIPOL KPU,” pungkasnya.(ria,mp) foto:rian/afr


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Timwas Pembangunan Daerah Perbatasan DPR Kunjungi Natuna
20-10-2017 / LAIN-LAIN
Tim Pengawas Pembangunan Daerah Perbatasan DPR RI yang dipimpin Sukiman mengunjungi Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau. Kunjungan tersebut bertujuan untuk...
Natuna Titik Potensial Jadi Poros Maritim Dunia
20-10-2017 / LAIN-LAIN
Kabupaten Natuna dengan bentang alam yang luas terdiri dari 99,25 % lautan dan hanya sebesar 0,75% wilayah daratan, memiliki potensi...
Fasilitas di Talaud Harus Menjadi Fokus Pemerintah.
19-10-2017 / LAIN-LAIN
Fasilitas masyarakat seperti pendidikan, kesehatan dan perdagangan harus menjadi prioritas untuk pemerintah dalam memberikan kekhususan terhadap wilayah-wilayah daerah perbatasan terutama...
Pemda Talaud Harus Ubah Pola Pikir
19-10-2017 / LAIN-LAIN
Ketika di suatu daerah ada bandara dan sudah ada pusat-pusat perdagangan, masyarakat harus bisa mengubah pola pekerjaannya. Dari petani yang...