Setjen- BK DPR dan Tim Kemenpan-RB Gelar Evaluasi RB

12-10-2017 / SEKRETARIAT JENDERAL
 
 
 
 
Plt Sekjen DPR RI, Damayanti mempersilahkan Tim evaluasi reformasi birokrasi dan evaluasi akuntabilitas kinerja Sekjen dan Badan Keahlian (BK) DPR RI Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi untuk melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan reformasi birokrasi dan akuntabilitas kerja Setjen dan BK DPR RI.
 
Hal tersebut terungkap dalam sambutan yang dibacakan oleh Inspektur II, Ignatius Bambang Rudy Anto dalam rapat Pelaksanaan Evaluasi RB dan Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Sekjen dan BK DPR RI oleh Tim Evaluasi dari Kemenpan RB di ruang rapat Sekjen DPR RI, Senayan Jakarta, Kamis (12/10).
 
“Kepada Tim evaluasi dari Kememenpan RB kami mempersilahkan untuk melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan Reformasi Birokrasi (RB) dan akuntablitas kerja sesuai dengan surat tugas no 246/AA.04/2017 sebagai penangung jawab Tim iIu Naftarina Sibayung, Ketua Tim Tri Susilo, Rakha Pamungkas, dan Bagus Sundjoyo Canggih, Hangga W kami siap membantu kelancaran pelaksanaan tugas Tim Evaluasi. Untuk itu kepada para asesor, asisten asesor, dan para auditor sebagai pendamping untuk semaksimal mungkin mendampingi dan memberikan data yang dibutuhkan oleh Tim Evaluasi Kemenpan RB. Kemudian setelah tim evaluasi melakukan tugasnya, kami berharap secepatnya melaporkan hasilnya,”ujar Rudy, begitu Ignatius Bambang Rudy Anto biasa disapa.
 
Dalam rapat yang juga dihadiri oleh pejabat eselon I, II, III, dan IV, serta para auditor tersebut Rudy juga menjelaskan hakikat dari  sebuah reformasi birokrasi (RB). Dimana RB pada hakikatnya adalah perubahan besar dalam paradigma dan tata kelola pemerintahan untuk menciptakan birokrasi pemerintah yang professional dengan karaterisktik adaptif, berintegritas, bersih dari perilaku korupsi kolusi dan nepotisme. Mampu melayani public secara akuntabel serta memegang teguh nilai-nilai dasar organisasi, yakni religius, akuntable, profesional dan integritas (RAPI) di Setjen dan BK DPR RI.
 
RB itu, lanjut Rudy, merupakan agenda besar pemerintah yang harus diwujudkan oleh setiap Kementerian atau lembaga, pemerintah daerah termasuk Setjen dan BK DPR RI. Dalam rangka mewujudkan tujuan tersebut, terdapat delapan area penting manajemen pemerintah yang harus dilakukan perubahan secara sungguh-sungguh dan berkelanjutan. Salah satu perubahan tersebut adalah perubahan mindset atau pola pikir dan budaya kerja atau culture set.  
 
“Perubahan pola pikir dan budaya kerja birokrasi kerja ditujukan untuk menunjukkan peningkatan integritas dan kinerja briokrasi yang tinggi di lingkungan Setjen dan BK DPR RI. Salah satu faktor penting dalam hal perubahan pola pikir dan budaya kerja di Setjen dan BK DPR RI adalah keteladanan yang nyata dari Pimpinan dan individu anggota dari organisasi. Pimpinan organisasi mempunyai lingkar pengaruh yang luas sehingga perilaku Pimpinan akan menjadi contoh bagi bawahan untuk bertindak dan berperilaku. Perilaku Pimpinan yang baik akan sesuai dengan nilai-nilai organisasi yang dianut dan akan memudahkan usaha untuk merubah perilaku bawahannya,”pungkasnya. (Ayu,mp),

  • SHARES
BERITA TERKAIT
Persiapan Forum IPPP Capai 80 Persen
16-07-2018 / SEKRETARIAT JENDERAL
Sekretaris Jenderal DPR RI Indra Iskandar mengatakan Indonesia, dalam hal ini DPR RI siap menjadi tuan rumah pertemuan Indonesia Pacific...
Setjen DPR Yakin Akan Capai Target Level Maturitas SPIP
16-07-2018 / SEKRETARIAT JENDERAL
DPR RI sebagai lembaga yang memiliki fungsi melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan APBN, bertanggungjawab untuk memberikan keyakinan yang memadai atas tercapainya...
Press Gathering Sebagai Ajang Silaturahmi Wakil Rakyat dengan Wartawan
16-07-2018 / SEKRETARIAT JENDERAL
Sekretaris Jendral DPR RI Indra Iskandar menyatakan, Press Gathering Koordinatoriat Wartawan DPR RI diharapkan mampu menjalin dan meningkatkan silahturahmi antara...
Tiga Setjen Bahas Persiapan Sidang Bersama
12-07-2018 / SEKRETARIAT JENDERAL
Jelang Sidang Tahunan, Sidang Bersama, dan Sidang RAPBN yang akan berlangsung 16 Agustus 2018 mendatang, Sekjen DPR RI Indra Iskandar...