Waspadai Risiko Proyek Infrastruktur

13-10-2017 / KOMISI XI

 

Anggota Komisi XI Ecky Awal Mucharam mengingatkan pemerintah untuk mengelola risiko proyek infratruktur dengan cermat. Keinginan pemerintah untuk membangun infrastruktur harus dieksekusi dengan matang. Sebab sebagian proyek juga dilakukan dengan utang dari swasta maupun pinjaman oleh BUMN, selain dari APBN yang notabene besaran utangnya juga makin membengkak.

 

“Skenario buruknya jika gagal bayar maka BUMN tersebut akan dijual, atau BUMN tersebut akan disuntik dengan APBN. Jadi klaim bahwa proyek-proyek infratsruktur tersebut tidak membebani APBN tidak tepat. Ujung-ujungnya ya APBN juga yang mem back-up,” ujar Ecky dalam rilis yang diterima Parlementaria, Jumat, (13/10).

 

Lebihlanjut Ekcy mengatakan, sedari awal perencanaan dan mitigasi resikonya harus matang dan musti diperhatikan juga kemampuan negara dalam pembiayaan infrastruktur dari sisi penerimaan APBN. Mengingat beberapa tahun terakhir target penerimaan negara meleset dan tahun ini pun diperkirakan penerimaan pajak akan mengalami shortfall.

 

“Secara prosedural, pasti lah disyaratkan feasibility study untuk tiap proyek tersebut. Namun perlu diingat bahwa ada asumsi-asumsi makro yang digunakan untuk menghitungnya. Persoalannya asumsi yang digunakan itu bisa jadi over-optimistis. Oleh karena itu selain studi kelayakan harus dilakukan dengan pruden, manajemen risiko juga harus dilakukan dengan baik dari awal,” terang Ecky.

 

Menurut Ecky, angka realisasi pertumbuhan ekonomi menjadi faktor yang mempengaruhi keberhasilan proyek infrastruktur. “Kita akan merasakan manfaat ekonomi optimalnya dalam jangka panjang. Di sisi lain, daya beli dan permintaan kita melemah. Nah sisi ini lah yang selama ini saya lihat kurang diperhatikan oleh pemerintah. Belanja-belanja untuk menjaga daya beli dikorbankan untuk pembangunan infrastruktur. Menjadi tugas pemerintah untuk menyeimbangkan keduanya karena saling terkait,” tutup Ecky. (hs,mp).Foto:Runi/Rni


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Masyarakat Diminta Bersabar Hadapi Pelemahan Rupiah
16-07-2018 / KOMISI XI
Anggota Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun meminta masyarakat jangan melihat dari nominal pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika...
Meleset dari Asumsi Makro, APBN 2018 Kurang Kredibel
11-07-2018 / KOMISI XI
Anggota Komisi XI DPR RI Refrizal mempertanyakan keputusan pemerintah yang tidak akan mengajukan APBN-P 2018, mengingat banyaknya asumsi makro di...
Peremajaan Kelapa Sawit di Sumut Terkendala Biaya
09-07-2018 / KOMISI XI
Ekspor kelapa sawit mentah atau crude palm oil (CPO) menjadi penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) terbesar di Sumatera Utara, dengan...
Dana PPKS Harus Disalurkan Secara Merata
09-07-2018 / KOMISI XI
Komisi XI DPR RI meminta agar penyaluran dana Peremajaan Perkebunan Kelapa Sawit (PPKS) disalurkan secara merata. Mengingat jumlah dana yang...