Seminar Diet Genetik dan Jantung Koroner PIA DPR RI Diharapkan Bermanfaat

15-11-2017 / LAIN-LAIN

Ketua Persaudaraan Istri Anggota (PIA) DPR RI Deisti Astriani Novanto berfoto bersama dengan Pembicara seminar dan Anggota PIA usai acara Seminar dengan tema "Diet Menurut Genetik dan Deteksi Dini Penyakit Jantung" Rabu (15/11).Foto:Runi/rni

 

Ketua Persaudaraan Istri Anggota (PIA) DPR RI Deisti Astriani Novanto berharap dengan digelarnya seminar kesehatan tentang Diet Menurut Genetik dan Deteksi Dini Penyakit Jantung dapat memberikan pemahaman kepada ibu-ibu istri Anggota dan menyebarkannya kepada masyarakat luas.

 

Hal tersebut diungkapkanya usai menghadiri Seminar Kesehatan yang digelar PIA DPR RI dengan tema; Diet Menurut Genetik dan Deteksi Dini Penyakit Jantung, dan menghadirkan pembicara dr. Cindiawaty J Pudjiadi MARS, MS, SpGK (Spesialis Gizi Klinik Rs Medistra), dan dr. Sri Shujuan, Sp. PD, KKV. (Dokter Spesialis Penyakit Dalam – Kardiovaskular RS Medistra). Seminar dilaksanakan di ruangan KK IV Gedung Nusantara, Senayan Jakarta. Rabu (15/11/2017).

 

Menurut Deisti, kegiatan seperti ini kerap diadakan oleh PIA DPR RI, dengan tujuan menambah ilmu pengetahun dan wawasan. Terkait dengan tema diet menurut genetik, Deisti menjelaskan, kesehatan sangat penting dan nomor satu bagi keluarga. Namun, kerap kali para ibu-ibu salah dalam mengambil tindakan juga memahaminya.

 

“Kadang-kadang kita suka salah dalam melihat persoalan, misalnya mau diet untuk penyakit atau untuk kurus. Kadang-kadang ada yang sampai tidak makan garam, sampai akhirnya menimbulkan penyakit lain. Akhirnya kami berfikir bahwa sudah waktunya ibu-ibu menambah ilmunya dengan mendatangkan dokter gizi, sehingga tahu diet yang benar, tidak akan ada efek di kemudian hari,” paparnya.

 

Dalam seminar tersebut juga ada pemeriksaan deteksi dini penyakit jantung. Soal penyakit jantung sendiri merupakan penyakit pembunuh pertama di dunia. Apalagi jika dikaitkan dengan kinerja para Anggota DPR RI yang kerap rapat hingga larut malam, makan yang tidak dijaga sehingga menyebabkan kesehatannya, terutama jantungnya bermasalah.

 

“ Kita tahu, para anggota DPR ini kesibukannya yang cukup padat kadang-kadang makanannya juga tidak dijaga, makan snacknya berjam-jam. Muncul keluhan-keluhan yang kita pikir itu kaya masuk angin, tapi ternyata itu penyakit jantung. Dan kita sebagai istri kita harus tahu apa yang harus kita lakukan ,” ucapnya.

 

Sementara dr. Sri Shujuan, mengatakan, penyakit jantung koroner terjadi karena akibat adanya penyumbatan atau penyempitan pada pembuluh darah koroner. Pembuluh darah koroner adalah pembuluh darah yang menyuplai makan ke jantung selama 24 jam. Penyakit jantung koroner sendiri menurutnya terjadinya berlangsung lama selama bertahun-tahun. Itu terjadi akibat adanya faktor resiko, prosesnya yang berjalan lambat, dan lambatnya tidak bergejala, juga gaya hidup (LifeStyle). Namun, Dokter Sri menegaskan, bahwa Penyakit Jantung Koroner (PJK) dapat dicegah.

 

“ Intinya yang paling penting, harus diketahui bahwa penyakit jantung koroner bisa dicegah, namun  sering pasien datang dalam kondisi sudah terlambat. Yang harus disadari betul, penyakit jantung koroner itu bisa dicegah yang faktor resikonya ada dan bisa kita tangani. Kita punya banyak waktu untuk mencegah seseorang sampai jatuh ke penyakit jantung koroner,” kata Dokter Spesialis Penyakit Dalam – Kardiovaskular RS Medistra ini.

 

Sri menegaskan, perlunya meningkatkan kesadaran masyarakat soal penyakit jantung koroner. “Kadang-kadang kan pasien cuma tahu tapi diabaikan, kesadarannya itu yang harus ditingkatkan, ” pesannya mengingatkan. (ndy,mp)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
PIA Rayakan Natal Bersama Anak Panti Asuhan
06-12-2018 / LAIN-LAIN
Isteri Wakil Ketua DPR RI Tri Hatmanti Utut Adianto mengapresiasi pelaksanaan perayaan natal Persaudaraan Isteri Anggota (PIA) dari Fraksi PDI...
Legislator: Sudah Waktunya UU Media Direvisi
09-11-2018 / LAIN-LAIN
Anggota Komisi I DPR RI Effendi Sakti Simbolon menyatakan bahwa sudah waktunya Undang-Undang (UU) yang mengatur media harus direvisi. Ia...
Media Partisan Dianggap Cederai Demokrasi
08-11-2018 / LAIN-LAIN
Media adalah sarana paling penting dalam proses berjalannya demokrasi di era reformasi saat ini. Ruang yang dibuka seluas-luasnya ini menjadi...
Peredaran Ponsel Ilegal Harus Diberantas
07-11-2018 / LAIN-LAIN
Anggota Komisi III DPR RI Taufiqulhadi menegaskan, peredaran ponsel ilegal harus diberantas. Ponsel ilegal yang masuk ke pasaran dalam negeri...