Lomba Menyanyi HUT KORPRI Untuk Meningkatkan Semangat Juang

27-11-2017 / LAIN-LAIN

Ketua Korpri Mardian Umar membuka lomba nanyi untuk PNS di ingkungan Sekretariat Jenderal MPR DPR dan DPD RI dalam rangkaian HUT KORPRI ke-46.foto : Runi/rni

 

Lomba Menyanyi bagi kalangan Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Sekretariat Jenderal MPR DPR dan DPD RI diharapkan dapat membangkitkan semangat lagu kebangsaan dalam kehidupan pekerjaan sehari-hari, demi meningkatkan etos kerja, kedisiplinan, rasa persatuan dan kesatuan juga jiwa nasionalisme.

 

“Acara lomba menyanyi untuk kalangan PNS ini digelar daam rangka HUT KOPRI ke 46 th. Para PNS di sini ada rasa memiliki, nasionalismenya harus dibangkitkan kembali, rasa persatuan kesatuan kemudian etos kerja bagi PNS khususnya di lingkugan parlemen ini,” kata Sekretaris KORPRI Mardi Harjo saat usai menghadiri acara lomba menyanyi dalam rangka HUT KORPRI ke-46 tahun di Lobby Nusantara, Senayan Jakarta, Senin (27/11).

 

Acara lomba ini  dibuka oleh Ketua Korpri Mardian Umar. Dalam sambutannya Mardian berjanji akan mencarikan event-event menyanyi bagi para pemenang lomba dan akan diberdayakan di momen-monen upacara di lingkungan Sekjen MPR DPR dan DPD RI.

 

Dalam rangkaian HUT KORPRI ke-46, lanjut dia, telah diadakan lomba paduan suara antar instansi lembaga, lomba pembacaan Panca Prasetya Korpri, juga diselenggarakan donor darah dan sunatan masal yang akan dilaksanakan pada saat liburan sekolah mendatang pertengahan Desember 2017.  Peserta lomba menyanyi ini  sebanyak 15 orang  dari perwakilan 9 biro terdiri 7 biro dari Setjen DPR dan 2 biro dari Setjen DPD.

 

Ketua Panitia Penyelenggara lomba menyanyi Uli Sintong Siahaan mengatakan, ada 3 lagu yang harus dibawakan para peserta lomba, yaitu: Indonesia Pusaka. Tanah Air, dan Rayuan Pulau Kelapa. Menurutnya, ketiga lagu tersebut memiliki rasa yang dapat mengembalikan jiwa nasionalisme. Mengingat dirinya berharap di momen HUT KORPRI ke 46 tahun para PNS yang merupakan abdi negara dan abdi masyarakat dapat menjiwai lagu-lagu tersebut dan memaknainya dalam kehidupan sehari-hari.

 

“Tadi belum banyak peserta yang menjiwai makna lagu yang dilombakan itu. Dari ketiga lagu itu yang paling berat untuk dijiwai adalah Tanah Air. Tapi tadi hanya ada 2 peserta yang ambil lagu itu. Kalau lagu sangat dijiwai pasti yang mendengarnya akan terharu,“ ucapnya.

 

Sejauh ini menurut Sintong, biasa ia disapa,  antusiasme para pegawai dalam lomba ini cukup tinggi. Hal itu diketahui banyaknya staf biro-biro yang turut menjadi suporter timnya pada saat lomba berlangsung. Selain itu, penilaian lomba ini melingkupi materi suara, tekhnik menyanyi, penghayatan, dan juga penampilan. Lomba ini juga menghadirkan dewan juri dari luar yang sesuai dengan bidangnya, yaitu musik dan vocal. (ndy,mp)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
PIA Rayakan Natal Bersama Anak Panti Asuhan
06-12-2018 / LAIN-LAIN
Isteri Wakil Ketua DPR RI Tri Hatmanti Utut Adianto mengapresiasi pelaksanaan perayaan natal Persaudaraan Isteri Anggota (PIA) dari Fraksi PDI...
Legislator: Sudah Waktunya UU Media Direvisi
09-11-2018 / LAIN-LAIN
Anggota Komisi I DPR RI Effendi Sakti Simbolon menyatakan bahwa sudah waktunya Undang-Undang (UU) yang mengatur media harus direvisi. Ia...
Media Partisan Dianggap Cederai Demokrasi
08-11-2018 / LAIN-LAIN
Media adalah sarana paling penting dalam proses berjalannya demokrasi di era reformasi saat ini. Ruang yang dibuka seluas-luasnya ini menjadi...
Peredaran Ponsel Ilegal Harus Diberantas
07-11-2018 / LAIN-LAIN
Anggota Komisi III DPR RI Taufiqulhadi menegaskan, peredaran ponsel ilegal harus diberantas. Ponsel ilegal yang masuk ke pasaran dalam negeri...