BKSAP Kunker ke Tbilisi, Georgia Bahas SDGs

12-12-2017 / B.K.S.A.P.

Delegasi Kunjungan kerja BKSAP DPR RI yang dipimpin oleh Ketua BKSAP, Nurhayati Ali Assegaf berfoto bersama usai melakukan pertemuan dengan Pemerintah Parlemen Georgia tentang pelaksanaan SDGs di Georgia.Foto : Dok/rni

 

Delegasi Kunjungan kerja BKSAP DPR RI yang dipimpin oleh Ketua BKSAP, DR. Nurhayati Ali Assegaf, M.SI, mengadakan kunjungan kerja ke Tbilisi dalam rangka berbagi serta bertukar pengetahuan dan pengalaman dengan Pemerintah dan Parlemen Georgia tentang pelaksanaan SDGs di Georgia.


Hasil kunjungan ini akan menjadi bahan masukan (input) bagi BKSAP untuk membuat rekomendasi pada implementasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan di Indonesia. Sebagaimana diketahui, meskipun SDGs adalah agenda universal, SDGs barulah dikatakan operasional jika diturunkan dalam konteks kebijakan nasional negara masing-masing. Oleh karena itu, proses integrasi menjadi catatan penting dalam kesuksesan SDGs di lapangan.

 

Menurut Ketua BKSAP Nurhayati Ali Assegaf, kenapa memilih Georgia karena negara tersebut sangat aktif mengimplementasikan program SDGs. "Georgia adalah salah satu negara pertama yang secara aktif mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan dan mulai mengintegrasikannya dalam agenda kebijakan domestiknya,"ujarnya.

 

Dia mengatakan, saat ini Georgia tengah mengembangkan konsep pembangunan ramah lingkungan dengan penggunaan sumber daya alam yang ramah lingkungan.

 

Selain itu, Parlemen Georgia telah mengadopsi sebuah Rencana Aksi untuk memastikan keterbukaan di Parlemen, transparansi informasi parlementer, dan memfasilitasi keterlibatan warga negara dalam proses parlementer dan legislatif sesuai dengan prinsip-prinsip Kemitraan Pemerintahan Terbuka (Open Government Partnership/ OGP). Prinsip OGP ini memungkinkan warga Georgia untuk mengomentari rancangan undang-undang dan undang-undang yang baru diadopsi.

 

Dia menambahkan, kedua hal tersebut merupakan salah satu alasan BKSAP DPRRI mengadakan kunjungan ke Georgia untuk mendapatkan informasi tangan pertama tentang implementasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. (si)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Maroko Tawarkan Kerja Sama Pertanian
18-01-2018 / B.K.S.A.P.
Maroko ternyata memiliki pabrik pembuatan pupuk yang sangat baik dan modern. Kemajuan pertanian Maroko bisa dicontoh oleh Indonesia. Untuk itu,...
Kerja Sama Pariwisata Indonesia-Maroko Segera Ditingkatkan
18-01-2018 / B.K.S.A.P.
Dua negara, Indonesia dan Maroko memiliki destinasi pariwisata yang sama-sama luar biasa. Maroko merupakan pintu gerbang Afrika dan Eropa. Indonesia...
DPR Apresiasi Pemerintah Terapkan Tarif Nol Untuk Produk Palestina
10-01-2018 / B.K.S.A.P.
Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Nurhayati Ali Assegaf mengapresiasi kebijakan pemerintah Indonesia yang telah menetapkan tarif...
Indonesia Akan Usulkan Amandemen Statuta Konsensus AIPA
10-01-2018 / B.K.S.A.P.
Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Nurhayati Ali Assegaf menilai paham konsensus sudah tidak relevan lagi...