Natal Gabungan DPR Berikan Ruang Bagi Kaum Difabel

17-01-2018 / LAIN-LAIN

Panitia Perayaan Natal MPR/DPR/DPD saat kunjungannya ke Kantor Persekutuan Gereja-Gereja Indonesia (PGI) di Salemba Raya, Jakarta Pusat, Rabu (17/01). Foto : Andri/Man

 

Ketua Panitia Perayaan Natal MPR/DPR/DPD RI Fary Djemy Francis menyampaikan acara natal yang akan digelar pada 24 januari 2018 akan digelar secara sederhana. Tak hanya itu, perayaan natal kali ini akan memberikan ruang untuk berbagi bersama anak berkebutuhan khusus (difabel), anak jalanan hingga lansia.

 

Demikian disampaikan Fary dalam kunjungannya ke Kantor Persekutuan Gereja-Gereja Indonesia (PGI) di Salemba Raya, Jakarta Pusat, Rabu (17/01).

 

Fary mengungkapkan, kegiatan natal pada tahun ini akan berbeda dengan tahun sebelumnya, karena seluruh kegiatan fokus pada berbagi tali kasih dengan sesama sebagaimana yang tersirat dalam tema natal, yaitu “Hendaklah Damai Sejahtera Kristus Memerintah Dalam Hatimu”. 

 

Karena itu, dirinya mengharapkan PGI dapat hadir untuk memberikan pesan-pesan natal. “Kita bersyukur bisa diterima langsung sama PGI. Kita juga melaporkan dan minta kesediaan dr PGI untuk memberikan pesan-pesan natal gabungan nanti. Sebab, natal tahun ini agak sedikit berbeda, konsep temanya adalah kesederhaan dan kemitraan,” papar Fary.

 

Selain mengundang PGI, sambung Fary, pihaknya juga telah mengundang pimpinan – pimpinan lembaga, tokoh-tokoh agama dan para duta besar negara sahabat untuk menghadiri perayaan natal gabungan yang akan digelar di Ruang Pustakaloka, Gedung Nusantara IV, Senayan.

 

Ia menambahkan, perayaan natal kali ini bukan hanya simbolis tetapi diharapkan dapat menjadi momentum untuk mempererat hubungan kemitraan antar lembaga dengan pemerintah, terlebih dengan negara sahabat.

 

Anggota DPR RI Aryo P.S. Djojohadikusumo mengatakan, perayaan natal ini sebagai waktu untuk merajut kebersamaan serta merefleksikan diri, melihat apa saja yang telah diperjuangkan sebagai wakil rakyat.

 

“Jadi sangat relevan di tahun ini, apalagi hari ini tanggal 17 januari terhitung 15 bulan menuju Pileg dan Pilpres.  Ini waktu yang pas untuk DPR sebagai wakil rakyat, yang dipilih untuk rakyat bekerja untuk rakyat, agar menunjukkan bahwa ini tidak peduli partainya, darimana sukunya, kita semua bersatu. Bukan hanya untuk teman-teman kristiani tapi dari agama lain juga kita menebar tali kasih,” jelas Aryo.

 

Pada kesempatan tersebut, Ketua PGI Henriette T Lebang menyampaikan apresiasinya terkait tema perayaan natal kali ini yang mengedepankan kesederhanaan.  Dia berharap, momentum natal bukan hanya sebagai perayaan tetapi bagaimana memaknai kehadiran Kristus di dalam kehidupan sehari-hari yang semakin penuh dinamika dan tantangan.

 

“Ini momentum untuk merenungkan tugas panggilan kita dalam iman kristiani. Bagaimana spiritualitas kita, senantiasa diperkaya akan sifat peduli terhadap orang banyak. Mengupayakan seluruh bangsa untuk saling menolong, saling menopang terlepas dari perbedaan yang ada,” ujarnya. (ann)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Teladan Bidang Sosial Minta DPR Perhatikan Kesejahteraan Sosial
16-08-2018 / LAIN-LAIN
Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Teladan 2018 Kementerian Sosial yang berasal dari 33 provinsi di Indonesia berharap DPR RI sebagai...
MK Disarankan Percepat Proses Uji Materi Pasal Presidential Threshold
09-08-2018 / LAIN-LAIN
Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah mengatakan bahwa sebaiknya Mahkamah Konstitusi (MK) mempercepat proses sidang uji materi pasal ambang batas...
Presidential Threshold Bentuk Ketidakadilan
09-08-2018 / LAIN-LAIN
Aturan Presidential Threshold (PT) dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) kali ini dinilai merupakan bentuk ketidakadilan politik. Ini juga hasil rumusan Undang-Undang...
Larangan Nyaleg Eks Koruptor Tabrak Ketentuan UU
31-07-2018 / LAIN-LAIN
Komisi Pemilihan Umum (KPU) resmi menerbitkan Peraturan KPU (PKPU) Nomor 20 Tahun 2018 tentang Pencalonan Anggota DPR, DPRD Provinsi, dan...