RUU Pertembakauan Untuk Satukan Semua Kepentingan

12-02-2018 / PANITIA KHUSUS

Ketua Tim Pansus RUU Pertembakauan DPR RI Bambang Haryadi , foto : suciati/hr

 

 

 

Rancangan Undang-Undang tentang Pertembakauan yang sedang dibahas DPR dibuat untuk menyatukan semua kepentingan. RUU yang merupakaan Inisiatif DPR ini diharapkan bisa  menampung seluruh aspirasi dari semua pihak baik petani, pengusaha dalam hal ini pabrikan, pekerja ataupun dari pihak yang kontra terhadap RUU ini.

 

"Undang-Undang (UU) ini dibuat untuk menyatukan semua kepentingan. Walaupun tidak mungkin semua kepentingan akan terakomodir secara utuh. Namun setidak-tidaknya UU ini bisa menjembatani semua kepentingan-kepentingan tersebut menjadi satu tujuan yang baku didalam satu regulasi," kata Ketua Tim Pansus RUU Pertembakauan DPR RI Bambang Haryadi saat pertemuan dengan Direksi PT. Gudang Garam  Tbk. di Surabaya, Jawa Timur, Kamis (08/2/2018)

 

Pansus Pertembakauan DPR, menurut politisi Gerindra ini, ingin membuat UU yang bisa bermanfaat semaksimal mungkin bagi kepentingan semua pihak. "Karena baik pengusaha, petani dan pekerja adalah rakyat Indonesia, sebagainana mandat UUD 1945 harus mengutamakan kepentingan rakyat Indonesia," tegasnya.

 

Bambang yang juga Wakil Ketua Pansus RUU Pertembakauan ini berharap pertemuan dengan Direksi PT. Gudang Garam Indonesia yang dihadiri pula oleh  Kepala Dinas Perindustrian, Kepala Dinas  Perkebunan, dan Kepala Biro Perekonomian Provinsi Jatim, dapat menambah khasanah dan menjadi kajian bagi Pansus dalam mebahas RUU ini.

 

Lebih lanjut dalam kesempatan tersebut, politisi dapil Jatim ini menyampaiakan bahwa tujuan utama kunjungan ini adalah Pansus ingin mendengar pandangan, saran, masukan terkait RUU Pertembakauan yang sedang dibahas DPR.

 

Direksi PT. Gudang Garam Indonesia yang diwakili Susanto Widyatmoko menyatakan pertemuan ini mudah-mudahan dapat menghasilkan sesuatu yang bermanfaat khususnya bagi industri tembakau, petani dan seluruh yang terkait dengan pertembakauan.

 

Turut serta dalam kunjungan Tim Pansus ini antara lain Mukhamad Misbakhun, Darori Wonodipuro, Desy Ratnasari, Ahmad Junaidi Auly, Matri Agoeng, Ermalena, dan Syarief Abdullah Alkadrie.

 

Sebelumnya, Tim Pansus RUU Pertembakauan ini juga melakukan pertemuan dengan Direksi PT. Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk. (sc)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Aparat Diharapakan Lebih Tajam Cegah Terorisme
25-05-2018 / PANITIA KHUSUS
Dengan telah disahkannya RUU Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme (RUU Antiterorisme) menjadi undang-undang, para aparat yang bertugas memberantas terorisme bisa...
DPR dan Pemerintah Setujui RUU Antiterorisme Dilanjutkan ke Paripurna
24-05-2018 / PANITIA KHUSUS
DPR RI dan pemerintah secara aklamasi menyetujui Rancangan Undang-Undang tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2003 tentang Penetapan Peraturan...
Pasal Perlindungan Korban Terorisme Berlaku Surut
24-05-2018 / PANITIA KHUSUS
Pasal-pasal dalam RUU Terorisme kini sudah jauh lebih maju. Dan salah satu konten yang terbaru adalah semua korban terorisme di...
Timsin RUU Terorisme Selaraskan Pasal-pasal
24-05-2018 / PANITIA KHUSUS
Tim Sinkronisasi (timsin) Pansus RUU Terorisme masih menyelaraskan pasal-pasal dalam RUU ini, agar tidak saling bertolak belakang. Yang juga masih...