Inovasi Kunci Tingkatkan Daya Saing Bangsa

08-03-2018 / B.K.S.A.P.
Anggota BKSAP DPR RI Bara Hasibuan. Foto: Anne/jk 

 

Anggota Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP)  DPR RI Bara Hasibuan mengatakan inovasi berperan penting dalam meningkatkan daya saing bangsa. Menurutnya,  untuk meningkatkan akselerasi pembangunan sumber daya manusia harus dimulai dari pendidikan.

 

"Kuncinya di pendidikan dan juga bagaimana pemerintah bisa mengalokasikan APBN untuk penelitian teknologi. Itu juga merupakan salah satu faktor penentu persaingan global di abad ke-21 ini," papar Bara usai seminar BKSAP bekerjasama dengan FISIP Universitas Diponegoro di Semarang,  Rabu (7/03/2018)

 

Seminar yang dihadiri ratusan mahasiswa Undip utamanya dari Prodi Hubungan Internasional ini mengangkat tema "Persaingan Diplomasi Parlemen untuk Memenangkan Persaingan Global dan Regional".

 

Lebih lanjut,  politisi dari PAN ini menilai,  untuk meningkatkan daya saing bangsa maka perlu komitmen pemerintah mendukung penelitian di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek). Mengingat,  era digital merupakan peluang bagi industri guna meningkatkan produktivitas. Dengan produktivitas yang tinggi,  daya saing bangsa pun meningkat.

 

"Dana untuk riset kita memang belum besar,  karena itu harus ditingkatkan. Sebab,  kalau kita mempunyai investment yang besar untuk penelitian,  sedikit banyak bisa meningkatkan kemampuan bangsa Indonesia di bidang inovasi dan teknologi yang juga berujung pada kesejahteraan masyarakat," jelas politisi dapil Sulawesi Utara ini.

 

Selain faktor pendidikan,  ia menambahkan,  penyalahgunaan narkoba dalam jangka panjang dapat berdampak besar bagi daya saing dan kemajuan bangsa.  Persoalan ini patut diwaspadai karena tingginya penyalahgunaan narkoba.

 

Diketahui,  belum lama ini ditemukan sejumlah kapal asing yang membawa berjuta-juta ton narkotika di perairan Indonesia. Karenanya,  melalui jalur diplomasi,  ia berharap baik pemerintah maupun parlemen  dapat berkoordinasi dengan negara terkait untuk memerangi narkoba.

 

"Bagaimana bangsa kita kuat dan kompetitif jika anak mudanya terkena narkoba.  Memerangi narkoba bukanlah suatu perkara mudah,  karena masalah ini sangat kompleks terkait supply dan demand karena itu kita perlu melakukan pencegahan dari hulunya," ia menandaskan. (ann/sc)
 

 


  • SHARES
BERITA TERKAIT
DPR Siap Jadi Tuan Rumah MSEAP-5
27-09-2019 / B.K.S.A.P.
Wakil Ketua DPR RI Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Korpolkam) Fadli Zon saat memimpin Delegasi Indonesia pada Sidang Pleno Pertemuan...
Charles Honoris Dilantik Jadi Pimpinan BKSAP
23-09-2019 / B.K.S.A.P.
Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI kembali melakukan rotasi pimpinan. Kali ini Anggota DPR RI Charles Honoris dilantik...
Pembangunan Berkelanjutan Untuk Sejahterakan Masyarakat
23-09-2019 / B.K.S.A.P.
Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Nurhayati Ali Assegaf menjelaskan maksud dari berbagai program dalam Tujuan Pembangunan...
Pemda Diminta Berperan dalam Pembangunan Berkelanjutan
23-09-2019 / B.K.S.A.P.
Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Nurhayati Ali Assegaf menekankan pentingnya keterlibatan pemerintah daerah dalam pencapaian Tujuan...