Peserta Jamkestama Masih Terkendala Proses Administrasi

16-03-2018 / B.U.R.T.

Anggota Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI Sartono Hutomo usai meninjau fasilitas Jamkestama di RS Grha Medika Lombok, Nusa Tenggara Barat, Kamis (15/3/2018). Foto :Tiara/And

 

Anggota Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI Sartono Hutomo mengeluhkan sulitnya proses administrasi di Rumah Sakit (RS) provider rujukan Jasindo, dalam melayani peserta Jaminan Pemeliharaan Kesehatan (Jamkestama). Ia meminta hal ini menjadi perhatian Jasindo.

 

“Saya mengeluhkan seringkali ditemukan di lapangan pada saat mendaftar sebagai pasien baru, proses administrasinya terlalu rumit dan cukup panjang. Seharusnya hal ini tidak perlu terjadi dan hal ini tentu harus menjadi perhatian Jasindo terhadap RS provider bagi peserta Jamkestama yang tersebar di seluruh Indonesia,” tutur Sartono, usai meninjau fasilitas Jamkestama di RS Grha Medika Lombok, Nusa Tenggara Barat, Kamis (15/3/2018). 

 

Terkait hal tersebut, politisi F-PD itu mengusulkan agar BURT DPR RI segera melakukan rapat kerja dengan beberapa RS rujukan Jasindo, yang belum merespon kebutuhan pelayanan Peserta Jamkestama secara cepat.

 

“Khususnya terkait permasalahan administrasi, kan RS yang sudah menjadi rujukan atau yang ditunjuk atau bekerjasama dengan Jasindo, seharusnya sudah memiliki database yang lengkap di masing-masing RS,” jelasnya.

 

Lebih lanjut, Sartono turut mengusulkan agar diadakannya medical record terkait riwayat penyakit masing-masing Anggota DPR selaku peserta Jamkestama. “Jadi, jika sewaktu-waktu Anggota ada yang sakit di tempat dimana ia bertugas saat itu, RS yang menjadi rujukan bisa melayani dengan respon yang cepat, tanpa harus banyak bertanya, karena sudah mengetahui betul rekam jejak penyakit yang dialami oleh Anggota tersebut,” usul Sartono.

 

Dengan adanya medical record, menurutnya akan mempercepat dan memudahkan dokter yang menangani pasien Jamkestama, karena tidak harus menerka atau bertanya-tanya terlebih dahulu.

 

“Mekanisme kerjanya dengan cara memberikan nomor kartu beserta nama, medical record tersebut dapat langsung terbaca. Tapi tentunya ini semua tetap harus dengan persetujuan masing-masing Anggota Dewan. Tapi menurut saya, demi kesehatan untuk apa harus ditutupi?” imbuh politisi dapil Jatim itu. (tra/sf)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Tenaga Medis RS Kasih Ibu Surakarta Cukup Memadai
06-04-2018 / B.U.R.T.
Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) Anthon Sihombing menilai tenaga medis Rumah Sakit Kasih Ibu di Surakarta, Jawa Tengah sudah...
BURT DPR Apresiasi Database yang Dimiliki RS Kasih Ibu Surakarta
06-04-2018 / B.U.R.T.
Wakil Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI Hasrul Azwar mengapresiasi database peserta Jaminan Kesehatan Utama (Jamkestama), khususnya Anggota...
Fasilitas RS Kasih Ibu Surakarta Penuhi Syarat Layani Peserta Jamkestama
06-04-2018 / B.U.R.T.
Wakil Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI Novita Wijayanti menilai, fasilitas Rumah Sakit Kasih Ibu di Surakarta, Jawa...
Legislator Harapkan Kerja Sama Jasindo Minimal dengan RS Tipe B
06-04-2018 / B.U.R.T.
Anggota Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI Fauzih H. Amro mengharapkan kerjasama PT. Asuransi Jasindo dengan rumah sakit provider...