DPR Setuju Perpanjang Pembahasan Dua RUU

20-03-2018 / PARIPURNA

Wakil Ketua DPR RI/Korpolkam, Fadli Zon (F-Gerindra) memimpin Rapat Paripurna/Foto:Iwan Armanias/Iw

 

DPR RI menyetujui pengesahan perpanjangan dua pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) yaitu RUU tentang Pertembakauan dan RUU tentang Larangan Minuman Beralkohol pada Sidang Paripurna ke 20 DPR RI, Masa Persidangan ke IV, Tahun Sidang 2017-2018.

 

Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon yang memimpin jalannya Sidang Paripurna pun meminta persetujuan kepada anggota yang hadir, terkait perpanjangan pembahasan kedua RUU tersebut.

 

“Apakah perpanjangan waktu tentang RUU Pertembakauan dan RUU tentang Larangan Minuman Beralkohol dapat kita setujui?” tanya Fadli di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (20/3/2018). Pertanyaan itu pun dijawab “Setuju!” oleh seluruh Anggota DPR RI yang hadir.

 

Perpanjangan pembahasan tentang kedua RUU ini berdasarkan laporan dari pimpinan-pimpinan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) kepada rapat konsultasi pengganti Badan Musyawarah (Bamus), dimana sebelumnya masing-masing pimpinan AKD meminta perpanjangan waktu.

 

Sementara itu dalam kesempatan yang sama, Anggota Komisi IV DPR RI Rahmat Nasution Hamka meminta kepada seluruh Anggota Dewan untuk mencermati Program Legislasi Nasional (Prolegnas) yang ada. Ia mengatakan, perlu ada ketegasan dari DPR mengenai RUU yang selama ini terus menerus diperpanjang.

 

“Kalau memang hal tersebut tidak bisa dipaksakan, ya sudah di-drop saja RUU itu. Kalau tidak, ini akan menjadi bola-bola liar yang terus menjadi beban bagi kita,” pinta Rahmat saat menyampaikan interupsinya.

 

Politisi F-PDI Perjuangan ini menambahkan, DPR harus mengambil sikap tegas terhadap RUU yang sekiranya hanya menimbulkan polemik di masyarakat nantinya. “Saya pikir ini penting, agar lembaga kita ini punya ketegasan sikap terhadap RUU yang sekiranya hanya menimbulkan polemik di masyarakat,” imbulnya. (mhr/sf)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Legislator Kritik Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
17-07-2018 / PARIPURNA
Anggota Komisi V DPR RI Bambang Haryo Soekartono mengkritisi capaian pertumbuhan ekonomi Indonesia pada APBN tahun 2017 maupun pada tahun...
Defisit APBN Masih Relatif Rendah
17-07-2018 / PARIPURNA
Pemerintah menilai, defisit APBN 2017 masih relatif rendah, yaitu sebesar 2,49 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Angka defisit ini...
Pemerintah Klaim Realisasi Anggaran 2017 Menggembirakan
17-07-2018 / PARIPURNA
Pemerintah mengkalim realisasi anggaran untuk tahun 2017 cukup menggembirakan. Ini tercermin dari realisasi defisit APBN yang terkendali hingga level lebih...
DPR Sepakati RAPBN dan RKP 2019
12-07-2018 / PARIPURNA
Paripurna DPR RI menyepakati hasil rumusan panitia kerja (Panja) terkait Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Rencana Kerja Pemerintah...