Untuk Perkuat Fungsi DPR, Perlu Penambahan Anggaran

21-03-2018 / B.U.R.T.

Ketua BURT DPR Anthon Sihombing bersama  Wakil Ketua BURT Hasrul Azwar saat melakukan kunjungan kerja spesifik ke provinsi Sumatera Utara, Medan.foto :Riyan/rni

 

 

Mewujudkan lembaga yang modern, terpercaya dan kredibel dibutuhkan penguatan kelembagaan. Untuk mewujudkan  hal tersebut, Badan Urusan Rumah Tangga DPR RI menyelenggarakan Focus Grouf Discussion (FGD) dalam rangka mensosialisasikan Kebijakan Kerumah Tanggaan Dewan dengan tema “Evaluasi Rencana Strategis (Renstra) DPR RI tahun 2015-2019” di Universitas Sumatera Utara, Medan.

 

Ketua BURT DPR Anthon Sihombing berharap dalam sosialisasi ini, mendapatkan masukan untuk penyusunan Renstra 2019-2024. “Dalam memperkuat lembaga DPR, visi atau Rencana Strategis (Renstra) DPR ke depan kita akan berupaya  memperkuat lembaga ini menjadi sebuah lembaga yang modern, terpercaya dan kredibel,” tutur Anthon di Universitas Sumatera Utara, Medan, Rabu (21/3/2018).

 

Berbagai masukan dari Universitas Sumatera Utara akan dijadikan sebagai langkah awal untuk penyusunan program periode DPR yang akan datang dalam upaya memperkuat fungsi legislasi, pengawasan dan anggaran.

 

Dalam FGD  di Universitas Sumatera Utara tersebut juga dibahas anggaran yang didapat DPR hanya 0,26%, diharapkan nantinya DPR mendapatkan idealnya minimal satu persen dari total APBN sehingga bisa menguatkan kinerja dan fungsi DPR.

 

Senada dengan Anthon dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua BURT Hasrul Azwar menyatakan penguatan tiga fungsi DPR yaitu pengawasan, anggaran dan legislasi dirumuskan dalam rencana strategis DPR.

 

“Bahwa penguatan DPR ini dalam tiga hal yaitu fungsi pengawasan, anggaran dan fungsi legislasi yang akan dirumuskan dalam renstra di depan, bagaimana mewujudkan kekuatan DPR, realisasi dalam pengawasan dan yang terakhir seperti apa wujudnya kekuatan DPR dalam bidang legislasi dengan output pembuatan Undang-Undang,” tutur politisi PPP itu.

 

Sementara itu, anggota BURT DPR RI Muslim menuturkan untuk memperkuat kinerja DPR juga dibutuhkan  peningkatan jumlah anggaran, anggaran pada tahun 2017 yang tidak mencapai satu persen dari total APBN dinilai masih kurang.

 

“Ketika kita melihat anggaran DPR dengan BI pasti sangat jauh sekali, yang kita dapat tidak mencapai satu persen dari total APBN, persoalan lain adalah bagimana DPR ini dapat bekerja secara maksimal untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat sehingga fungsi pengawasan, budgeting dan legislasi dapat berjalan dengan baik,” tutur politisi Demokrat tersebut. (rh/sc)

 


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Tenaga Medis RS Kasih Ibu Surakarta Cukup Memadai
06-04-2018 / B.U.R.T.
Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) Anthon Sihombing menilai tenaga medis Rumah Sakit Kasih Ibu di Surakarta, Jawa Tengah sudah...
BURT DPR Apresiasi Database yang Dimiliki RS Kasih Ibu Surakarta
06-04-2018 / B.U.R.T.
Wakil Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI Hasrul Azwar mengapresiasi database peserta Jaminan Kesehatan Utama (Jamkestama), khususnya Anggota...
Fasilitas RS Kasih Ibu Surakarta Penuhi Syarat Layani Peserta Jamkestama
06-04-2018 / B.U.R.T.
Wakil Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI Novita Wijayanti menilai, fasilitas Rumah Sakit Kasih Ibu di Surakarta, Jawa...
Legislator Harapkan Kerja Sama Jasindo Minimal dengan RS Tipe B
06-04-2018 / B.U.R.T.
Anggota Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI Fauzih H. Amro mengharapkan kerjasama PT. Asuransi Jasindo dengan rumah sakit provider...