Penataan Parlemen Untuk Kepentingan Bersama Bukan Pribadi

23-03-2018 / B.U.R.T.

Anggota BURT DPR RI, Muslim (F-PD)/Foto:Ryan/Iw
 

Parlemen merupakan simbol sebuah negara, untuk itu kawasan parlemen harus ditata dengan benar dari segi penataan parlemen dan manajemen parlemen.  Menurut anggota BURT DPR RI Muslim penataan parlemen merupakan kepentingan bersama bukan kepentingan pribadi, kepentingan semuanya termasuk juga kepentingan pemerintah.

 

“Parlemen merupakan sebuah simbol, kami meminta dukungan dari semua stakeholder khususnya  pihak kampus dan tokoh-tokoh yang harusnya melihat secara objektif,” tutur Muslim disela-sela FGD BURT…. di Universitas Sumatera Utara, Rabu (22/3/2018)

 

Politisi Demokrat tersebut menyatakan, bahwa kondisi gedung parlemen melebihi kapasitas awal pembangunan. Luas ruangan satu orang DPR sekitar 30 meter persegi. Ruangan tersebut harus dibagi dengan ruang staf yang setiap anggota memiliki tujuh staf yang dipisah menggunakan sekat.

 

“Kapasitas awal gedung ini ketika dibangun hanya untuk 800 orang dan jumlah sekarang sudah melebihi kapasitas awal, sakarang mencapai lebih dari 4000 orang yang menghuni Gedung Nusantara 1,” tutur anggota dewan dapil Aceh tersebut.

 

Hal yang sama juga diungkapkan Wakil Ketua BURT  Hasrul Azwar. Menurutnya,  untuk menuju visi parlemen modern, DPR harus memiliki manajemen perkantoran yang kuat, “Silahkan rakyat datang ke DPR tapi kami memiliki aturan, kami menginginkan sebuah tempat yang kita namakan Alun-alun Demokrasi, silahkan rakyat datang untuk menyampaikan aspirasinya dan jangan sampai mengganggu lalu lintas ketika berkumpul di situ untuk menyampaikan aspirasinya ke DPR,” tutur Hasrul Azwar. 

 

Sementara itu dalam kesempatan yang sama,  Ketua BURT Anthon Sihombing mengkritisi LSM yang mengatasnamakan rakyat sehingga menghambat pembangunan gedung baru DPR. “Sebagai salah satu contoh, ruangan anggota DPR dengan ruangan Kepala Camat di Sumut masih lebih bagus rungan Camat, ruangannya luas dan ada toilet didalam,  berbeda dengan kami yang harus antri ketika menggunakan toilet,” tutur Anthon. 

 

Ia  juga menyinggung pembangunan Alun-alun Demokrasi yang belum terlaksana. “Alun-alun demokrasi sangat baik, ketika masyarakat yang akan menyampaikan pendapat ke DPR kita mewadahi tempat untuk menyampaikan aspirasi, sehingga tidak menimbulkan kemacetan di jalan raya,” tuturnya. (rh/sc)

 


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Fasilitas RS Budi Kemuliaan Batam Cukup Bagus dan Memadai
20-07-2018 / B.U.R.T.
Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI Anton Sihombing memimpin Tim melakukan Kunjungan Spesifik ke Rumah Sakit Budi Kemulian...
BURT DPR Harapkan RS Charitas Palembang, Berikan Pelayanan Optimal
19-07-2018 / B.U.R.T.
Tim Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI dipimpin Wakil Ketua Nurhayati Monoarfa meninjau Rumah Sakit RK. Charitas Palembang, Sumatera...
Agung Budi Santoso: Kartu Peserta Jamkestama Perlu Ditingkatkan Fungsinya
13-07-2018 / B.U.R.T.
Wakil Ketua BURT DPR RI Agung Budi Santoso menginginkan adanya peningkatan fungsi kartu peserta Jamkestama sehingga memungkinkan ada chip yang...
Sistem Konfirmasi Antara Rumah Sakit dengan Jasindo Masih Lamban
13-07-2018 / B.U.R.T.
Anggota BURT DPR RI Ihsan Yunus menyoroti masalah klasik lambannya sistem konfirmasi antara pihak rumah sakit dengan Jasindo sehingga memakan...