BKSAP Kecam Tindakan Israel di Hari Tanah Palestina

02-04-2018 / B.K.S.A.P.

Wakil Ketua BKSAP DPR RI, Rofi` Munawar (F-PKS)/Foto:Dokpri/Iw

 

Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Rofi` Munawar, mengecam tindakan Israel yang telah menembaki warga Palestina saat hendak melakukan peringatan Hari Tanah Palestina.

 

“Hari Tanah Palestina adalah hari pada saat Israel melakukan penyitaan tanah milik Palestina pada tahun 1976. Apa yang dilakukan Israel telah melampaui batas dan tidak berperikemanusiaan. Saya mengecam tindakan Israel yang telah melakukan kekerasan terhadap ribuan warga Palestina yang hendak melakukan demonstrasi di Gaza,” ujar Rofi dalam siaran persnya yang diterima Parlementaria di Jakarta, baru-baru ini.

 

Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan Palestina, setidaknya delapan warga Palestina tewas dan lebih dari seribu orang terluka dalam bentrokan dengan pasukan keamanan Israel di perbatasan Gaza, Jumat (30/3/2018) lalu. Ia memperkirakan aksi kekerasan itu akan memicu gelombang protes yang lebih besar dan masif. 

 

Menurut Politisi dari Fraksi PKS, jumlah korban tewas dari rangkaian demonstrasi pada hari Jumat itu adalah yang terbesar sejak perang Israel terakhir di Gaza pada musim panas 2014. 

 

Dijelaskannya, sejak 1948 kekerasan selalu menghiasi tanah Palestina dan terus terjadi setiap tahun hingga saat ini. Warga Palestina yang menuntut hak atas tanah mereka selalu dihadapi dengan tindakan represif tentara Israel. Sejak itu, warga Gaza menjalani periode panjang dalam kondisi ekonomi yang sulit, sementara pada saat bersamaan blokade Israel mungkin menjadi yang terbesar dalam 4 tahun gencatan senjata antara Hamas dan Israel.

 

"Demonstrasi warga Gaza dilakukan dengan damai meski terjadi konfrontasi yang melibatkan pemuda Palestina di dekat perbatasan dengan Israel beberapa kali. Akan tetapi untuk kesekian kalinya tanggapan Israel selalu dengan penembakan dan pembunuhan," tambah Rofi. 

 

Peringatan Hari Tanah Palestina ini dijadwalkan akan digelar selama 6 pekan yang berakhir pada tanggal 15 Mei pada hari Nakbah (bencana).Pada hari itu menandai perpindahan ratusan ribu orang Palestina karena pencaplokan tanah mereka oleh Israel pada tahun 1948. Warga Palestina telah lama menuntut hak atas tanah mereka untuk kembali. Akan tetapi, Israel berulang kali mengingkari itu. (ayu/sc)

 


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Pengibaran Bendera Israel di Papua Nodai Perjuangan Diplomatik Indonesia
22-05-2018 / B.K.S.A.P.
Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Rofi’ Munawar meminta pihak keamanan dan pemerintah tegas dalam menindak...
Inisiasi Forum Parlemen Dunia, DPR Dorong Isu Energi Terbarukan
18-05-2018 / B.K.S.A.P.
DPR RI melalui Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) kembali menggagas Forum Parlemen Dunia untuk Pembangunan Berkelanjutan (World Parliamentary Forum...
Mendapat Legitimasi AS, Tindakan Israel Seperti Sebuah Genosida
15-05-2018 / B.K.S.A.P.
Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (BKSAP DPR RI) Rofi Munawar mengecam keras tindakan...
Peresmian Kedutaan AS di Yerusalem Dinilai Suburkan Terorisme
15-05-2018 / B.K.S.A.P.
Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI Nurhayati Ali Assegaf mengecam keras sikap Presiden AS Donald Trump yang bersikukuh...