Paripurna DPR Setujui Dua Hakim Ad Hoc Hubungan Industrial

03-04-2018 / PARIPURNA

Wakil Ketua DPR RI/Korekku, Taufik Kurniawan (F-PAN) memimpin Rapat Paripurna/Foto:Iwan Armanias/Iw

 

Rapat Paripurna DPR RI dipimpin Wakil Ketua DPR RI Taufik Kurniawan menyetujui dua Hakim Ad Hoc Hubungan Industrial di Mahkamah Agung, yaitu Dr. Junaedi, SH., SE., MSi dari unsur SP/SB, dan Soegeng Santoso PN, SH., MM, MH dari unsur APINDO. Setelah Ketua Komisi III DPR RI Kahar Muzakir menyampaikan laporan Komisi III DPR mengenai proses pembahasan calon Hakim Ad Hoc Hubungan Industrial di Mahkamah Agung, Taufik menanyakan kepada Anggota DPR RI. 

 

"Sidang dewan yang terhormat apakah laporan Komisi III DPR RI mengenai hasil pembahasan calon Hakim Ad Hoc Hubungan Industrial di Mahkamah Agung dapat disetujui?" tanya Taufik, di Ruang Rapat Paripurna, Nusantara II, Jakarta, Selasa (3/4/2018). Lalu dijawab "sejutu" oleh peserta sidang, ketukan palu menandai pengesahan keputusan. 

 

Ketua Komisi III DPR RI, Kahar Muzakir (F-PG) menyampaikan laporan Komisi III DPR mengenai proses pembahasan calon Hakim Ad Hoc Hubungan Industrial di Mahkamah Agung/Foto:Andri/Iw

 

Sebelumnya menurut laporan Kahar Muzakir, Komisi III DPR RI telah melaksanakan Rapat Pleno pada 5 Maret 2018 untuk membicarakan tahapan uji kelayakan diantaranya membahas rancangan mekanisme dan tata tertib, rancangan jadwal, rancangan pengumuman di media cetak, rancangan judul makalah dan rancangan surat pernyataan yang akan ditandatangani calon Hakim Ad Hoc Hubungan lndustrial di MA. 

 

Dalam pelaksanaan persiapan tahapan uji kelayakan terhadap calon, telah diumumkan empat nama calon Hakim Ad Hoc Hubungan industrial di MA pada Surat Kabar Nasional guna mendapatkan masukan dari masyarakat luas. 

 

Kahar juga  melaporkan pada 22 Maret 2018, pembahasan dilanjutkan dengan pengambilan nomor urut oleh para calon dan pembuatan makalah yang ditujukan untuk mengetahui mengenai visi dan misi apabila calon terpilih menjadi Hakim Ad Hoc Hubungan Industriai di MA. 

 

Selanjutnya, pada hari Senin, 26 Maret 2018, pukul 11.00 WIB sampai dengan pukul 17.00 WIB, Komisi III DPR RI melaksanakan Uji Kelayakan terhadap 4 (empat) calon Hakim Ad Hoc Hubungan industrial di MA atas nama Erwin, SH., MH dilanjutkan Dr. Junaedi, SE., SH., M.Si kemudian dilanjutkan Sugeng Santoso PN, SH., MM., MH, dan terakhir adalah Yoesoef Moesthafa, SE., SH. MH. 

 

Akhirnya pada Selasa, 27 Maret 2018, Komisi III DPR RI melaksanakan Rapat Pleno guna mendengarkan pendapat dan pandangan Fraksi-fraksi terhadap Persetujuan Calon Hakim Ad Hoc Hubungan Industrial di MA.

 

Berdasarkan pendapat dan pandangan dari 10  fraksi yang ada di Komisi III DPR RI, disepakati secara aklamasi untuk memberikan persetujuan tehadap dua calon Hakim Ad Hoc Hubungan industrial di Mahkamah Agung, yaitu Sdr Dr. Junaedi, SH., SE., MSi dari unsur SP/SB, dan Soegeng Santoso PN, SH., MM, MH dari unsur APINDO. (eko/sc)

 


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Legislator Kritik Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
17-07-2018 / PARIPURNA
Anggota Komisi V DPR RI Bambang Haryo Soekartono mengkritisi capaian pertumbuhan ekonomi Indonesia pada APBN tahun 2017 maupun pada tahun...
Defisit APBN Masih Relatif Rendah
17-07-2018 / PARIPURNA
Pemerintah menilai, defisit APBN 2017 masih relatif rendah, yaitu sebesar 2,49 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Angka defisit ini...
Pemerintah Klaim Realisasi Anggaran 2017 Menggembirakan
17-07-2018 / PARIPURNA
Pemerintah mengkalim realisasi anggaran untuk tahun 2017 cukup menggembirakan. Ini tercermin dari realisasi defisit APBN yang terkendali hingga level lebih...
DPR Sepakati RAPBN dan RKP 2019
12-07-2018 / PARIPURNA
Paripurna DPR RI menyepakati hasil rumusan panitia kerja (Panja) terkait Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Rencana Kerja Pemerintah...