Sosialisasi Daerah Rawan Bencana Perlu Ditingkatkan

17-04-2018 / KOMISI VIII

Komisi VIII mengelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Pimpin Ketua Komisi Ali Taher Parasong dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).Foto:Arief/rni

 

Komisi VIII DPR RI mendesak Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk sungguh-sungguh memperhatikan dan menindaklanjuti pandangan Anggota Dewan terkait sosialiasi daerah rawan bencana. Selain itu, BNPB diminta mengoptimalisasikan pemanfaatan dan pemeliharaan peralatan Early Warning System dalam rangka mengurangi resiko bencana.

 

Itulah salah satu kesimpulan Raker Komisi VIII DPR RI yang dipimpin Ketua Komisi Ali Taher Parasong dengan Kepala BNPB Willem Rampangilei, di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (16/4/2018).

 

Dalam rapat ini, Anggota Komisi VIII DPR RI Itet Tridjajati Sumarijanto mengungkapkan kasus longsor di Brebes, Jawa Tengah. Melihat bencana itu, betapa pentingnya sosialisasi daerah rawan bencana. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG0 sudah menginformasikan akan terjadi intensitas curah hujan yang sangat tinggi, sementara daerah tersebut rawan bencana longsor.

 

“Apa yang dilakukan BNPB terutama sosialisasi kepada aparat terkait dan masyarakat? Sungguh sangat memprihatinkan daerah yang selama ini dianggap aman, namun terjadi bencana longsor hingga mengakibatkan korban meninggal sampai 14 orang,” jelas Itet.

 

Dalam kaitan ini pula, Komisi VIII meminta BNPB untuk meningkatkan pelatihan penanggulangan bencana, terutama di daerah-daerah rawan bencana. Selain itu, meningkatkan mitigasi bencana dan simulasi teknis penyelamatan saat terjadi bencana kepada masyarakat.

 

Ali Taher yang membacakan kesimpulan juga mendesak BNPB untuk menyusun langkah-langkah strategis menghadapi berbagai ancaman bencana tahun 2018 yang berpotensi akan terjadi, yang belum diprediksi dan yang rutin terjadi.

 

“Karena itu, alokasi anggaran bencana perlu ditingkatkan. Khususnya untuk program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat yang terkait dengan penanggulangan bencana,” imbuh Ali Taher. (mp/sf)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Mitra Kerja Komisi VIII Diminta Bersinergi Pertahankan WTP
20-07-2018 / KOMISI VIII
Komisi VIII DPR mendorong Menteri Agama, Menteri Sosial, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Anak dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)...
DSM Harus Menjadi Growth Center Kurangi Angka Kemiskinan
12-07-2018 / KOMISI VIII
Wakil Ketua Komisi VIII DPR Ace Hasan Syadzily berharap 8 Desa Sejahtera Mandiri (DSM) di Kabupaten Bandung dan Bandung Barat,...
Komisi VIII Dorong Antisipasi BPBD Yogyakarta Tangani Warga Sekitar Gunung Merapi
12-07-2018 / KOMISI VIII
Rombongan Anggota Komisi VIII mengamati miniatur Gunung Merapi di Kantor Badan Geologi Yogyakarta, Rabu (11/7/2018). Foto : Jayadi Anggota Komisi VIII...
Sinergitas Kemensos dan Perguruan Tinggi Membangun DSM Perlu Diperluas
12-07-2018 / KOMISI VIII
Kerja sama antar Kementerian/ Lembaga, khususnya Kementerian Sosial dengan perguruan tinggi dalam menjalankan program Desa Sejahtera Mandiri (DSM) guna mengatasi...