Klaim Kerugian Jadi Kendala Implementasi Asuransi Pertanian

14-05-2018 / KOMISI XI

Anggota Komisi XI DPR RI Nur Chayati, foto : agung/hr

 

 

Program asuransi pertanian yang diluncurkan pemerintah sekitar dua tahun lalu seolah menjadi angin segar bagi para petani di Indonesia. Namun demikian masih ada kendala teknis yang terjadi di lapangan yakni terkait dengan klaim asuransi akibat beratnya persyaratan yang diterapkan oleh pihak asuransi.

 

"Walaupun asuransi ini tergolong murah kalau dihitung, karena 80 persen ditanggung oleh pemerintah, tetapi masyarakat merasa susah ketika akan mengklaim  asuransi ini. Hal tersebut karena beberapa persyaratan yang diterapkan oleh pihak asuransi sungguh berat," ujar Anggota Komisi XI DPR RI Nur Chayati di sela-sela  Kunjungan Kerja Komisi XI  ke Provinsi Sulawesi Selatan, Sabtu (12/5/2018).

 

Ia berharap, para pihak terkait dapat mengecek ulang mengenai teknis pembayaran kerugian kepada masyarakat yang ikut program asuransi ini. "Harapan kami agar jangan dipersulit, karena para petani hidupnya sudah sulit. Ini program yang bagus dari pemerintah, mari kita sukseskan agar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," kata politisi Fraksi PKB itu. (as/sc)

 


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Legislator Ajak Masyarakat Kawal RUU Pertembakauan
15-01-2019 / KOMISI XI
Anggota Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun mengajak masyarakat untuk mengawal pembahasan RUU Pertembakauan yang tengah dilakukan oleh Pansus DPR...
Komisi XI Apresiasi Kinerja Himbara
15-01-2019 / KOMISI XI
Komisi XI DPR RI memberikan sejumlah apresiasi atas capaian Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dalam memberikan pelayanan perbankan kepada masyarakat....
Legislator Dorong BI Ciptakan Payung Hukum Uang Elektronik
07-01-2019 / KOMISI XI
Anggota Komisi XI DPR RI Johnny G. Plate mengingatkan Bank Indonesia (BI) agar dapat menciptakan payung hukum atau undang-undang (UU)...
Legislator Apresiasi Capaian Penerimaan Negara
04-01-2019 / KOMISI XI
Anggota Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun memberikan apresiasi atas kinerja Presiden Joko Widodo dan jajaran kabinetnya dalam mencapai target...