Pimpinan DPR Salurkan Bantuan Pembangunan Jalan Desa

04-07-2018 / PIMPINAN

Wakil Ketua DPR RI Agus Hermanto melihat secara langsung pembangunan jalan di Desa Klepu, Kecamatan Pringhapus, Kabupaten Semarang, Jateng, dengan didampingi Camat, Kepala Desa, dan perwakilan Bank Mandiri, foto : runi/hr

 

 

Wakil Ketua DPR RI Agus Hermanto mengatakan jalan yang menghubungkan antara Desa Klepu dengan Desa Dendeng di Kecamatan Pringhapus dan Kecamatan Wringinputih, di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, sebagai urat nadi masyarakat untuk membantu meningkatkan lajur ekonomi yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat.

 

Untuk itu, sebagai wakil rakyat yang berasal dari daerah pemilihan Jawa Tengah I, ia berkewajiban untuk mengusulkan kepada pihak-pihak yang diharapkan bisa membantu dalam pembangunan jalan tersebut. Sehingga nantinya bisa digunakan oleh masyarakat sebagai penunjang roda perekonomian.

 

“Alhamdulillah usulan kami diterima oleh Kementerian BUMN yang kemudian disalurkan oleh Bank Mandiri, dengan memberikan bantuan dana untuk perbaikan jalan senilai Rp250 juta, yang hari ini dilakukan kerja sama,” ucapnya usai melihat secara langsung pembangunan jalan di Desa Klepu, Kecamatan Pringhapus, Kabupaten Semarang, Jateng, dengan didampingi Camat, Kepala Desa, dan perwakilan Bank Mandiri, Rabu (03/7/2018).

 

Namun menurutnya, pembangunan jalan tersebut belum bisa terselesaikan jika hanya mengandalkan bantuan yang diberikan oleh Bank Mandiri saja. Untuk itu ia mengusulkan bantuan kepada Pertamina dan sudah disetujui senilai Rp1 miliar. Ia optimis, pembangunan jalan itu dapat membuat masyarakat mempunyai kenyamanan dalam melakukan aktivitasnya sehari-hari.

 

Agus juga berharap, dengan terbangunnya jalan ini membantu gerak cepat masyarakat dalam menjalankan roda perekonomian di desa tersebut. Terutama di hari-hari jam kerja di kawasan Karang Jati yang biasanya macet total, sehingga dapat mengurangi kemacetan. Seperi diketahui, di dekat wilayah ini ada pabrik garmen yang pegawainya cukup banyak, sehingga jalan ini cukup penting sebagai roda perekonomian.

 

“Pembangunan jalan tersebut merupakan keinginan dan cita-cita saya sejak kecil. Dan sekarang, alhamdulillah semua bisa tercapai dengan baik. Menurut saya ini bisa membantu perekonomian masyarakat yang mencari rezekinya dengan berdagang, sehingga bisa lebih efisien dan lebih cepat saat melewati jalan tersebut,” harap politisi Partai Demokrat itu.

 

Pimpinan DPR Koordinator Bidang Industri dan Pembangunan itu juga mengapresiasi ketebalan jalan yang mencapai 15 CM itu diharapkan mampu dilewati oleh truk bahkan tronton, sehingga jalan sepanjang 185 meter dan lebar 4 meter itu tidak mudah mengalami kerusakan.

 

Sementara itu, Head Area Semarang Pahlawan Bank Mandiri Opa Supandi mengapresiasi lancarnya pembangunan jalan itu atas bantuan Camat, Lurah dan masyarakat. Penyaluran CSR ini pun bisa berjalan dengan baik, sehingga dapat diserahkan dengan melalui kerja sama pemberian bantuan.

 

“CSR sebagai wujud kepedulian Bank Mandiri untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, untuk menjalankan aktivitas sehari-harinya ataupun terkait perekonomian dengan melalui pengajuan proposal,” imbuhnya. (rni/sf)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
DPR Harap Bahrain Perluas Kerja Sama Dengan Indonesia
17-07-2018 / PIMPINAN
Ketua DPR RI Bambang Soesatyo menyambut hangat berbagai kegiatan sosial yang dilakukan oleh pemerintah dan masyarakat Bahrain di Indonesia. Sebagai...
Fahri Hamzah Pertanyakan Data BPS Mengenai Angka Garis Kemiskinan
17-07-2018 / PIMPINAN
Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah mengaku sangsi dengan data yang dikeluarkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) terkait rilis data...
Ketua DPR Terima Kunjungan IDN Global
17-07-2018 / PIMPINAN
Ketua DPR RI Bambang Soesatyo melakukan audiensi dengan Indonesian Diaspora Network Global (IDN-Golbal) yang diwakili oleh Chairman Board of Trustee...
Freeport Tak Boleh Jadi Faktor Penekan pada Perundingan Dagang RI-AS
16-07-2018 / PIMPINAN
Perang dagang Indonesia dengan Amerika Serikat (AS) dapat dicegah dengan perundingan oleh kedua negara. Namun, hasil perundingan dagang RI-AS harus...