Agus Hermanto Ingin Ubah Cara Pandang Masyarakat Akan Pondok Pesantren

04-07-2018 / PIMPINAN

Wakil Ketua DPR RI/Korinbang, Agus Hermanto (F-PD) meninjau Pondok Pesantren Darussalam di Desa Gebukan, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang/Foto:Runi/Iw

 

Wakil Ketua DPR RI Agus Hermanto merealisasikan pembangunan rusunawa di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kesehatan Pondok Pesantren Darussalam, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, dengan dukungan yang diberikan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui dana yang berasal dari APBN.

 

Agus menginginkan dengan adanya pembangunan rusunawa ini bisa mengubah pandangan masyarakat luas mengenai pondok pesantren yang dikenal kumuh, kotor, ataupun sumber penyakit, menjadi pandangan yang positif dan lebih baik. Ia berharap tercipta pandangan bahwa pondok pesantren kini lingkungannya telah baik, nyaman, dan bersih.

 

“Melalui saya dan pimpinan Pondok Pesantren Darussalam KH. Murodi yang mengajukan proposal kepada Kementerian PUPR, alhamdulillah proposal diterima dan kemudian pembangunan rusunawa ini direalisasikan,” ucapnya meninjau Pondok Pesantren Darussalam di Desa Gebukan, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (03/7/2018).

 

Politisi Partai Demokrat itu dengan didampingi para Pimpinan Pondok Pesantren pun melihat secara langsung lokasi pembangunan rusunawa seluas 600 meter dan dua lantai itu. Ia berharap, rusunawa ini nantinya dapat digunakan oleh siswa-siswi yang bersekolah di SMK Kesehatan Darussalam, agar tidak perlu mencari indekos. Pembangunan rusunawa ini pun akan dikelola seperti pondok.

 

“Saya optimis dengan adanya pembangunan rusunawa ini bisa menghasilkan lulusan dan tenaga-tenaga yang lebih pintar dan handal, karena bisa lebih fokus dalam belajar di sini dan tidak perlu pergi kemana-mana. Nantinya tidak hanya fasilitas pondok saja, namun akan ada fasilitas kesehatan hingga dokter jaga,” imbuhnya.

 

Agus melihat siswa-siswi yang bersekolah di SMK Kesehatan Darussalam mungkin ada yang kurang mampu atau masyarakat dari golongan yang menengah ke bawah, sehingga dengan adanya rusunawa ini setidaknya bisa membantu dan meringankan beban orang tuanya. Selain itu, rusunawa ini juga bisa memberikan nilai positif bagi Pondok Pesantren Darussalam.

 

Politisi dapil Jawa Tengah I itu pun mengapresiasi lulusan SMK Kesehatan Darussalam yang telah mencapai kurang lebih 300 siswa-siswi, telah terserap sebagai tenaga medis di berbagai rumah sakit.

 

“Saya tadi dengar langsung bahwa lulusan di sini sudah bekerja di rumah sakit di wilayah Semarang dengan penempatan sebagai tenaga medis yang baik. SMK Darussalam merupakan sekolah yang terakreditasi A dan saya merasa bangga karena sekolah ini bermanfaat bagi masyarakat dan anak-anak yang ingin mempunyai masa depan yang baik,” imbuh Agus.

 

Di tempat yang sama Pimpinan Pondok Pesantren Darussalam KH. Murodi menyampaikan ucapan terimakasih dengan pembangunan rusunawa ini. Ia berharap, nantinya rusunawa ini bisa menampung siswa-siswi yang cukup banyak.

 

“Alhamdulillah SMK Kesehatan Darussalam menjadi sekolah berbasis kesehatan yang menjadi  satu-satunya sekolah percontohan di Kabupaten Semarang. Kami berharap SMK Kesehatan Darussalam dan Pondok Pesantren bisa berkembang pesat ke depannya,” harap KH. Murodi. (rni/sf)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Fahri Hamzah Desak Pemerintah Segera Gelontorkan Dana untuk BPJS Kesehatan
21-09-2018 / PIMPINAN
Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah meminta agar pemerintah segera mengeluarkan dana untuk membayar tunggakan BPJS Kesehatan, supaya pihak ketiga...
Beras Jadi Stabilisator Keamanan Nasional
21-09-2018 / PIMPINAN
Polemik impor beras antara Menteri Perdagangan dan Dirut Perum Bulog jadi topik krusial, karena bersentuhan dengan keamanan nasional. Sejak zaman...
Ketua DPR Harap Kerja Sama Masyarakat Segera Pulihkan Lombok
21-09-2018 / PIMPINAN
Ketua DPR RI Bambang Soesatyo berharap DPR RI bisa terus bekerjasama dengan berbagai lembaga kemanusiaan guna membantu korban gempa di...
Guru Honorer Harus Diprioritaskan dalam Rekrutmen CPNS 2018
20-09-2018 / PIMPINAN
Menanggapi aksi guru honorer yang menolak perekrutan CPNS 2018, Ketua DPR RI Bambang Soesatyo mendesak pemerintah untuk memprioritaskan guru honorer...