Pimpinan DPR Dukung Kominfo Blokir Aplikasi Tik Tok

04-07-2018 / PIMPINAN

Wakil Ketua DPR RI Taufik Kurniawan foto : Jaka/mr

 

Wakil Ketua DPR RI Taufik Kurniawan mendukung keputusan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) yang telah memblokir aplikasi Tik Tok. Menurut Taufik, dengan banyaknya laporan dari masyarakat terkait aplikasi ini, serta potensi penyebaran konten pornografi hingga penghinaan agama, sudah selayaknya aplikasi tersebut untuk diblokir.

 

“Jika memang aplikasi itu sudah membuat resah masyarakat, khususnya orang tua karena adanya potensi penyebaran pornografi bahkan penghinaan agama, tentu langkah Kominfo yang memblokir aplikasi itu kita dukung. Apalagi banyak anak sekarang yang sudah punya gadget, tentu aplikasi yang membahayakan anak, harus diantisipasi,” kata Taufik di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (04/7/2018).

 

Taufik menilai kreativitas anak melalui aplikasi-aplikasi di gadget tentu tak bisa dihindari. Namun, jika penggunaan aplikasi itu justru malah membawa pengaruh negatif seperti pornografi dan penghinaan agama, tentu tidak bisa dibenarkan. Selain peran pemerintah yang memblokir aplikasi tersebut, peran orang tua untuk mengawasi penggunaan gadget oleh anak juga sangat penting.

 

“Pemerintah kita sudah cukup optimal dalam mencegah adanya aplikasi ataupun situs yang negatif bagi anak-anak. Namun, itu juga harus didukung peran orang tua yang mengawasi penggunaan gadget oleh anaknya. Karena anak sekarang banyak yang menggunakan gadget, dan banyak aplikasi yang bisa diunduh. Bahkan anak yang belum cukup umur pun bisa mempunyai media sosial. Tentu peran orang tua untuk mengawasi itu tidak bisa dikesampingkan,” tandas politisi F-PAN itu.

 

Selain itu, ia juga mendorong Kominfo melakukan koordinasi dan kerja sama dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) untuk menyisir berbagai situs, baik media sosial maupun aplikasi yang berpotensi menyebarkan konten-konten negatif, bahkan mengarah pada kejahatan siber. Menurutnya, aplikasi ataupun situs yang tidak memberikan manfaat positif dapat dipertimbangkan untuk diblokir.

 

Untuk diketahui, aplikasi berbagi video Tik Tok resmi diblokir oleh Kominfo. Kominfo menjelaskan bahwa dalam sebulan terakhir, mereka telah melakukan pemantauan kepada Tik Tok. Hal ini dikarenakan banjirnya laporan masyarakat yang diterima oleh Kominfo terkait aplikasi asal China tersebut.

 

Terhitung hingga Selasa (03/7/2018), Kominfo telah menerima 2.853 laporan dari masyarakat. Di antara laporan yang masuk ke Kominfo terkait Tik Tok, fenomena dan perilaku aplikasi tersebut sudah semakin ke arah negatif, mulai dari pornografi, asusila, LGBT, pelecehan agama, fitnah, serta konten yang dinilai meresahkan masyarakat dan anak-anak. (eps/sf)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Hentikan Kenaikan Harga Beras Medium
12-11-2018 / PIMPINAN
Ketua DPR RI Bambang Soesatyo menekankan agar laju kenaikan harga beras medium harus segera dihentikan, pasalnya dengan kenaikan harga tersebut...
Fahri Hamzah Resmikan Program Magang Pemuda NTB ke Jepang
12-11-2018 / PIMPINAN
Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah meresmikan sekaligus menyambut positif acara seleksi peserta program magang ke Jepang, yang diikuti sekitar...
Terlalu Cepat Definisikan Pahlawan Dengan Pengertian Baru
12-11-2018 / PIMPINAN
Munculnya keinginan untuk mendefinisikan pahlawan dengan definisi atau pengertian baru, seperti anti hoaks dan lainnya, dinilai terlalu cepat oleh Wakil...
Ketua DPR Optimis Hubungan Diplomatik Indonesia – Selandia Baru Meningkat
12-11-2018 / PIMPINAN
Ketua DPR RI Bambang Soesatyo optimis pertemuan yang telah dilakukan oleh DPR RI dengan Parlemen Selandia Baru dapat meningkatkan hubungan...