BUMN Diminta Perbaiki Kinerja

05-07-2018 / PIMPINAN

Wakil Ketua DPR RI Agus Hermanto foto : Jaka/mr

 

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) harus memperbaiki kinerja dan melaksanakan kaidah good corporate governance. Memang BUMN adalah kekayaan negara yang dipisahkan, tapi tidak bisa dikelola seperti perusahaan swasta, karena adanya misi khusus. Karena itu, Menteri BUMN harus mengoreksi diri dan memperbaiki, agar pengelolaan BUMN tidak seperti sekarang.

 

Demikian ditegaskan Wakil Ketua DPR RI Agus Hermanto di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (5/7/2018) menjawab pertanyaan awak media berkaitan dengan buntunya negosiasi pilot Garuda Indonesia dengan manajemen, sehingga mengancam akan melakukan aksi mogok.

 

Menurut Pimpinan Dewan dari Fraksi Demokrat ini, tanpa perbaikan kinerja, PT. Garuda Indonesia mengakibatkan kerugian negara yang sangat besar. Dalam kaitan ini, Komisi V DPR RI dan Komisi VI DPR RI sudah membahas secara detil dengan Kementerian BUMN, tapi hambatannya Menteri BUMN Rini Suwandi belum bisa hadir di DPR RI, akibat adanya surat peringatan dari Pansus Pelindo.

 

Untuk itu, sekali lagi Agus mewanti-wanti agar Kementerian BUMN harus memperbaiki diri dan memberi rasa aman pada jajaran perusahaan negara tersebut. Diakui, selama ini ada hambatan aturan, yang mengakibatkan Menteri BUMN belum bisa datang ke DPR. Sehingga hal ini diserahkan kepada Presiden agar BUMN ini berjalan dalam rangka mewujudkan good corporate governance tersebut.

 

“Kita harus mencari solusi, kalau begini terus enggak akan bisa ketemu. Dan perbaikan BUMN selamanya tidak akan terjadi. Harus bertemu langsung dengan Menterinya, kalau diwakilkan harus bisa mengimplementasikan good corporate governance,” pungkas Agus.

 

Hal ini pun ia kaitkan dengan kasus karamnya Kapal Motor (KM) Sinar Bangun di Danau Toba, Sumatera Utara, dan KM Lestari Maju di Selayar, Sulawesi Selatan, dengan korban jiwa yang cukup banyak. Agus menyatakan prihatin atas tragedi ini.

 

“Ke depan tidak boleh ada kejadian yang memilukan seperti ini lagi. Dunia pelayaran Indonesia harus lebih baik lagi. Mungkin ada hambatan cuaca atau faktor lain, tapi dengan peralatan-peralatan yang canggih dan modern, harus memberi rasa aman kepada penumpang kapal,” dorong Agus.

 

Pimpinan DPR Korinbang ini mendesak dilakukannya pembenahan manajemen Angkutan Sungai, Dana dan Penyeberangan (ASDP) yang juga merupakan BUMN. Kepada BUMN banyak hal yang harus dibenahi karena ditengarai banyak BUMN yang tidak nyaman dengan Kementerian BUMN sekarang ini. (mp/sf)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
DPR Harap Bahrain Perluas Kerja Sama Dengan Indonesia
17-07-2018 / PIMPINAN
Ketua DPR RI Bambang Soesatyo menyambut hangat berbagai kegiatan sosial yang dilakukan oleh pemerintah dan masyarakat Bahrain di Indonesia. Sebagai...
Fahri Hamzah Pertanyakan Data BPS Mengenai Angka Garis Kemiskinan
17-07-2018 / PIMPINAN
Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah mengaku sangsi dengan data yang dikeluarkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) terkait rilis data...
Ketua DPR Terima Kunjungan IDN Global
17-07-2018 / PIMPINAN
Ketua DPR RI Bambang Soesatyo melakukan audiensi dengan Indonesian Diaspora Network Global (IDN-Golbal) yang diwakili oleh Chairman Board of Trustee...
Freeport Tak Boleh Jadi Faktor Penekan pada Perundingan Dagang RI-AS
16-07-2018 / PIMPINAN
Perang dagang Indonesia dengan Amerika Serikat (AS) dapat dicegah dengan perundingan oleh kedua negara. Namun, hasil perundingan dagang RI-AS harus...