Cabor Pentathlon Asian Games Kurang Promosi

12-07-2018 / KOMISI X

Anggota Komisi X DPR RI Mohammad Suryo Alam foto : Mastur/mr

 

Persiapan Asian Games 2018 di Indonesia sudah dilakukan sejak 3 tahun lalu dengan pelaksana Inasgoc. Masalah birokrasi memang memerlukan komunikasi lebih intens dan Komisi X telah beberapa kali menggelar raker dengan Menpora, khususnya terkait masalah anggaran dan pengawasan.

 

Menurut anggota Komisi X DPR Mohammad Suryo Alam usai mengunjungi  persiapan beberapa venue di Tigaraksa Banten Kamis (12/7), masih kurangnya promosi sehingga banyak masyarakat sekitar belum mengetahui dan sarana prasarana juga belum siap sepenuhnya. Untuk itu, koordinasi dengan Pemda baik Pemkot maupun Pemerintah Provinsi makin hari mestinya makin diintensifkan. Mereka juga harus mempersiapkan diri menyambut tamu-tamu khususnya dari 9 negara Asia yang mengikuti pertandingan oleh raga cabang Pentathlon.

 

Selaku tuan rumah cabang olah raga anggar, renang 200 m, berkuda, lari, anggar dan olah raga tembak laser, politisi FPG dari Jatim ini meminta agar even ini bisa membawa manfaat bagi masyarakat setempat. Baik manfaat ekonomi, pariwisata dan sektor pendidikan dan lainnya.

 

Dengan sisa waktu sekitar sebulan ini, Suryo Alam meminta, semua pemangku kepentingan untuk bekerja lebih keras. Selain itu selalu dievaluasi dan pengecekan kalau perlu seminggu sekali dan makin intens sebab sudah sangat mendesak.

 

Diingatkan bahwa even Asian Games XVIII ini bagi Indonesia harus membawa empat sukses, yaitu sukses penyelenggaraan, prestasi tentu, administrasi dan ekonomi. Khusus bidang administrasi harus disiapkan secara prima sebab sering ada hal-hal kecil yang terlupakan.

 

Suryo juga menambahkan, cabang olah raga Pentathlon ini baru dan banyak masyarakat yang belum tahu karena itu perlu promosi dan sosialisasi yang lebih massif. Ia menyatakan sepakat untuk menyemarakkan even ini kepada masyarakat maupun pelajar supaya diberikan tiket gratis.

 

Apalagi momen ini di tingkat pusat akan hadir sekitar 5.000 wartawan, berarti cabang olah raga Pentathlon ini ada ratusan wartawan yang akan meliput, ditambah atlet dan ofisial maka perlu disiapkan sebaik-baiknya. Sekaligus masyarakat bisa memperkenalkan dan menjual produk lokal berupa kerajinan dan kuliner serta memperkanalkan lokasi-lokasi wisata menarik.

 

”Pemerintah daerah perlu menyiapkan lokasi bagi UKM secara gratis untuk memamcing kehadiran masayarakat,” jelasnya dengan menambahkan bahwa dari sisi keamanan, baik kepolisian maupun Kodim dibantu pengamanan sipil telah siap. (mp/sf)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Penerbitan SKTM Harus Dikoreksi
17-07-2018 / KOMISI X
Penerbitan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) harus dikoreksi. Pasalnya, muncul beberapa kasus pemalsuan SKTM dalam tahun ajaran baru sekarang ini,...
Legislator Harapkan Asian Games 2018 Sukses Prestasi dan Penyelenggaraan
16-07-2018 / KOMISI X
Terpilihnya Indonesia sebagai tuan rumah Asian Games XVIII 2018 merupakan momentum untuk mensukseskan prestasi atlet sebagai juara di setiap cabang...
Komisi X Minta Tak Ada Plonco pada MOS
16-07-2018 / KOMISI X
Wakil Ketua Komisi X DPR RI Sutan Adil Hendra meminta jangan ada praktek perploncoan dan perundungan pada awal-awal masuk sekolah,...
Komisi X Tekankan Pentingnya Kebersihan dan Kenyamanan untuk Atlet
16-07-2018 / KOMISI X
Asian Games XVIII 2018 di Jakarta dan Palembang tak lama berlangsung. Sejumlah persiapan sarana dan prasarana pun terus dikebut oleh...