Komisi V Dorong Pemerintah Serius Tangani Persoalan Banjir Aceh Singkil

12-10-2018 / KOMISI V

Anggota Komisi V DPR RI Irmawan (topi putih) di sela-sela peninjauan sejumlah infrastruktur di Kabupaten Aceh Singkil, Aceh, Kamis (11/10/2018). Foto ; Singgih/Man

 

Komisi V DPR RI menyoroti persoalan banjir di Kabupaten Aceh Singkil, Provinsi Aceh, yang hingga kini belum mendapatkan penanganan serius dari pemerintah pusat. Anggota Komisi V DPR RI Irmawan dalam Kunjungan Kerja Spesifik Komisi V DPR RI ke Aceh Singkil berharap, pemerintah pusat serius menyelesaikan persoalan banjir di Aceh Singkil, sehingga tidak terjadi tiap tahunnya.

 

“Kita datang langsung ke sini untuk melihat kondisi di lapangan seperti apa infrastruktur yang ada di Kabupaten Singkil. Ternyata ada banyak persoalan yang harus segera diselesaikan. Salah satunya adalah penanggulangan banjir yang sampai saat ini belum mendapatkan perhatian serius," ungkap Irmawan di sela-sela peninjauan sejumlah infrastruktur di Kabupaten Aceh Singkil, Aceh, Kamis (11/10/2018).

 

Lebih lanjut, legislator PKB itu menyampaikan bahwa persoalan banjir di Aceh Singkil sudah terjadi dari tahun ke tahun, dan setiap kali banjir selalu memakan korban. Oleh karena itu, ia berharap pemerintah pusat serius menyelesaikan persoalan banjir di Aceh Singkil ini, sehingga banjir di Aceh Singkil tidak akan terulang lagi di masa mendatang.

 

Irmawan berjanji akan mendorong kementerian terkait untuk segera menangani persoalan banjir di Aceh Singkil ini. Karena persoalan banjir jika terus terjadi tiap tahunnya, bisa mengganggu perekonomian masyarakat setempat. “Kita akan dorong kementerian terkait untuk serius dan dapat mengalokasikan anggaran guna menyelesaikan persoalan banjir di Aceh Singkil,” dorong Anggota DPR RI dapil Aceh ini.

 

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Kabupaten Aceh Singkil Dulmusrid berharap pemerintah pusat bisa membantu menyelesaikan persoalan banjir di Aceh Singkil, terutama menormalisasi sungai-sungai di Kabupaten Aceh Singkil yang sudah dangkal, agar ketika hujan turun sungak tidak meluap.

 

Sebagaimana diketahui, Kabupaten Aceh Singkil terletak di wilayah daerah aliran sungai (DAS) yang sangat luas dan panjang, mulai dari Aceh Tenggara, Subulussalam, Aceh Selatan, termasuk, Pakpak Bharat, Dairi, dan Humban Tobasa yang semua airnya mengalir dan bermuara ke Aceh Singkil. Sehingga ketika hujan lebat, Kabupaten Singkil selalu dilanda banjir karena sungai-sungai di Singkil kelebihan debit air dan meluap.

 

Dalam APBN TA 2018, alokasi Anggaran untuk Kegiatan Penangguangan Banjir di Kabupaten Aceh Singkil pada Pembangunan Prasarana Pengendalian Banjir Sungai Krueng Singkil di Kabupaten Aceh Singkil sebesar Rp 11,350 miliar. Sementara itu, untuk kegiatan Supervisi Pembangunan Prasarana Pengendalian Banjir Sungai Krueng Singkil di Kabupaten Aceh Singkil sebesar Rp 650 juta. (skr/sf)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Kaji Ulang Pola Pendanaan Pembangunan Jembatan Batam-Bintan
19-12-2018 / KOMISI V
Anggota Tim Kunjungan Kerja Komisi V DPR, Nurhayati, meminta Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengkaji ulang kebutuhan investasi...
Proyek Revitalisasi Bukit Cinta Rawa Pening Perlu Dukungan Perda
19-12-2018 / KOMISI V
Anggota Komisi V DPR RI Rahmat Nasution Hamka optimis proyek revitalisasi Bukit Cinta Rawa Pening di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Jawa...
Pembangunan KSPN Rawa Pening Dongkrak Perekonomian Masyarakat
19-12-2018 / KOMISI V
Tim Kunjungan Kerja Komisi V DPR RI dipimpin Wakil Ketua Ibnu Munzir meninjau progres pembangunan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN)...
Jelang Nataru, Komisi V Tinjau Kesiapan Transportasi Batam
19-12-2018 / KOMISI V
Menjelang masa liburan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 (Nataru), Komisi V DPR RI meninjau berbagai kesiapan transporatasi yang ada...