Banggar Sepakati Asumsi Makro 2019

17-10-2018 / BADAN ANGGARAN

Wakil Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah saat Rapat Kerja antara Banggar dengan Menkeu, Gubernur BI, dan Menteri PPN/Bappenas. Foto: Azka/man

 

 

Setelah melalui perubahan, akhirnya Badan Anggaran (Banggar) DPR RI bersama pemerintah dan Bank Indonesia (BI) menyetujui perubahan asumsi makro dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2019. Salah satunya mengenai perubahan nilai tukar rupiah menjadi Rp 15.000 per dolar Amerika Serikat (AS).

 

Kesepakatan ini diambil dalam Rapat Kerja antara Banggar bersama dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo, dan Menteri PPN/Bappenas Bambang Brodjonegoro, di Ruang Rapat Banggar DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (17/10/2018).

 

Wakil Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah secara tegas mengambil alih jalannya rapat kerja yang berlangsung alot ini. Dia mengingatkan, pembahasan APBN ini harus tuntas sebelum akhir Oktober 2018. Sehingga tidak adalagi pembahasan yang berbelit terkait perubahan nilai tukar Rupiah. "Batas pembahasan APBN harus tuntas 29 Oktober nanti. Pekan depan kita harus kembali ke komisi untuk membahas detail," tegas Said.

 

Adapun asumsi makro yang disepakati yakni pertumbuhan ekonomi  5,3 persen, inflasi 3,5 persen, tingkat suku bunga SPN 3 Bulan 5,3 persen, nilai tukar rupiah 15.000 per dolar AS, harga minyak mentah 70 dolar AS per barel, lifting minyak 775 ribu barel per hari, lifting gas  1.250 ribu barel per hari dan cost recovery 10,22 miliar dolar AS.  (hs/mp)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Kalsel Punya Potensi Meningkatkan Penerimaan Negara Dari Sektor Industri
25-02-2020 / BADAN ANGGARAN
Kunjungan Badan Anggaran DPR RI ke Kantor Perwakilan Kementerian Keuangan, Pajak dan Bea Cukai Kalimantan Selatan, ingin mengetahui potensi penerimaan...
Kalsel Harus Siap Menjadi Daerah Penyangga Ibu Kota Baru
25-02-2020 / BADAN ANGGARAN
Kunjungan Kerja Badan Anggaran (Banggar) Ke Provinsi Kalimantan Selatan, melihat kesiapan Kalimantan Selatan menjadi daerah penyangga dan etalase Ibu Kota...
Perlu Ada Strategi Khusus untuk Tingkatkan Penerimaan Negara dari Pajak
25-02-2020 / BADAN ANGGARAN
Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Ansar Ahmad menjelaskan, strategi penerimaan di sektor pajak tidak hanya dalam bentuk intensifikasi, tetapi...
Banggar Dukung Kalsel Lakukan Terobosan untuk Meningkatkan Perekonomian
25-02-2020 / BADAN ANGGARAN
Wakil Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal mengatakan, Kalimantan Selatan (Kalsel) harus melakukan inovasi dan terobosan untuk...