Komisi I Desak Pemerintah Bebaskan Penculikan WNI di Kongo

06-11-2018 / KOMISI I

Ketua Komisi I DPR RI Abdul Kharis Almasyhari mendesak pemerintah untuk segera bertindak menyelamatkan tiga orang Warga Negara Indonesia (WNI) yang diculik di perairan Kongo pada 29 Oktober 2018 lalu.Foto :Arief/rni

 

Ketua Komisi I DPR RI Abdul Kharis Almasyhari mendesak pemerintah untuk segera bertindak menyelamatkan tiga orang Warga Negara Indonesia (WNI) yang diculik di perairan Kongo pada 29 Oktober 2018 lalu. Tiga WNI yang diculik karena merupakan Anak Buah Kapal (ABK) kapal supply tug ARK TZE yang berbendera Singapura itu harus segera dibebaskan.

 

“Komisi I DPR mendorong pemerintah melalui instansi-instansi terkait untuk melakukan pembebasan WNI yang diculik,” kata Kharis dalam rilisnya yang diterima Parlementaria, Selasa (06/11/2018). 

 

Sementara itu, Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Kementerian Luar Negeri RI Lalu Muhammad Iqbal mengatakan informasi pembajakan dan penyanderaan didapat dari sejumlah sumber. “Sampai saat ini belum ada perkembangan (terkait kabar penyanderaan 3 WNI, RED),” kata Iqbal.

 

Kondisi mereka saat ini belum diketahui. Pemerintah, menurutnya masih mencoba mencari informasi lebih rinci sebab pemerintah menyatakan belum ada kontak dengan penyandera. Pemerintah juga akan mengupayakan sekuat tenaga untuk segera membebaskan para WNI yang ditawan kawanan perompak di perairan Kongo.

 

Diketahui, ABK kapal supply tug ARK TZE yang berbendera Singapura berjumlah 15 orang, terdiri dari 12 WNI, 2 warga Myanmar, dan 1 warga Ukraina. Pembajak berhasil menculik empat orang ABK dan memindahkannya keempatnya ke kapal tanker berbendera Panama Anuket Amber yang dikuasai pembajak.

 

Sementara tiga diantara ABK tersebut adalah WNI. Dan sembilan WNI yang juga merupakan awak kapal tersebut berhasil selamat dari upaya penculikan dan segera dipulangkan ke Indonesia atas permintaan mereka sendiri. (es/sf)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Effendi Simbolon: Ada Dugaan Intrik Politik Dalam Kasus TVRI
27-01-2020 / KOMISI I
Anggota Komisi I DPR Effendi Muara Sakti Simbolon menduga adanya intrik politik yang terjadi dalam kasus pertikaian antara Direktur Utama...
Program BAKTI Hadapi Keterbatasan Anggaran
25-01-2020 / KOMISI I
Anggota Komisi I DPR RI Rizki Aulia Rahman Natakusumah menilai bahwa kebijakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dalam memerdekakan masyarakat...
Pemerintah Harus Segera Atasi ‘Blank Spot’ Sinyal
24-01-2020 / KOMISI I
Perhelatan event MotoGP Mandalika yang akan diselenggarakan pada tahun 2021 mendatang di Lombok Nusa Tenggara Barat diprediksi akan mendatangkan tamu-tamu...
Pembangunan BTS BAKTI Harus di Tempat Strategis
24-01-2020 / KOMISI I
Wakil Ketua Komisi I DPR RI Bambang Kristiono menyoroti pembangunan Base Transceiver Station (BTS) yang dibangun oleh Badan Aksesibilitas Telekomunikasi...