Generasi Muda Harus Siap Hadapi Perkembangan Teknologi

07-11-2018 / KOMISI VII

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Ridwan Hisjam menjadi pembicara dalam kuliah tamu di Universitas Islam Raden Rahmat, Malang, Jawa Timur.Foto :Dok/rni

 

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Ridwan Hisjam terus melakukan sosialisasi dan pemahaman tentang Revolusi Industri 4.0, khususnya bagi generasi muda yang harus siap menghadapi perkembangan teknologi. Revolusi Industri 4.0 merupakan upaya transfomasi menuju perbaikan dengan mengintegrasikan dunia online dan lini produksi di industri.

 

“Semua proses produksi berjalan dengan internet sebagai penopang utama. Jadi sejak sekarang harus selalu disosialisasikan, agar masyarakat mampu siap mengikuti perkembangan teknologi,” jelas Ridwan saat menjadi pembicara dalam kuliah tamu di Universitas Islam Raden Rahmat, Malang, Jawa Timur, Selasa (06/11/2018).

 

Legislator Partai Golkar itu juga menjelaskan jika Revolusi Industri 4.0 sudah mulai berkembang dinegara-negara maju dimulai dari Jerman. "Kemudian negara-negara Asia lain mengadopsi. Misalnya India mempunyai Make in India, Thailand punya Thailand 4.0. Oleh karena itu, melihat perkembangan yang ada, Indonesia memilih Making Indonesia,” imbuhnya.

 

Dikatakannya, untuk merealisasikan progran Revolusi Industri tersebut, tentu harus diimbangi dengan peningkatan SDM yang ada. Oleh karenanya pemerintah pusat bersama DPR RI berencana merombak sistem pendidikan dengan lebih menekankan pada STEAM (Science, Technology, Engineering, the Arts, dan Mathematics). Ini untuk menyelaraskan kurikulum pendidikan nasional dengan kebutuhan industri di masa mendatang.

 

“Indonesia akan bekerja sama dengan pelaku industri dan pemerintah asing untuk meningkatkan kualitas sekolah kejuruan, sekaligus memperbaiki program mobilitas tenaga kerja global untuk memanfaatkan ketersediaan SDM dalam mempercepat transfer kemampuan," papar legislator dapil Jawa Timur itu.

 

Ridwan menyampaikan, di era revolusi industri 4.0 diperlukan pembaharuan pola kerjasama dengan berbagai pihak, terutama dalam hal inovasi. Perguruan tinggi dituntut melakukan penyesuaian terhadap kebutuhan era saat ini yang sudah di era revolusi industri 4.0. “Perguruan Tinggi harus sanggup menghadapi Revolusi Industri 4.0 ini, terutama para dosen diseluruh Perguruan Tinggi," pungkasnya. (dep/sf)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Peran DEN Belum Optimal
16-07-2019 / KOMISI VII
Komisi VII DPR RI memandang bahwa keberadaan Dewan Energi Nasional (DEN) mempunyai peran dan kedudukan yang sangat strategis dalam merumuskan...
Tiga Persen Masyarakat Jepara Belum Teraliri Listrik
15-07-2019 / KOMISI VII
Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Ridwan Hisjam menyoroti besaran angka 3 persen masyarakat Kabupaten Jepara yang belum memperoleh aliran...
Besaran Polusi PLTU Tanjung Jati B Harus Diperhitungkan
15-07-2019 / KOMISI VII
Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Ridwan Hisjam memberikan apresiasinya atas kinerja PT. PLN, dalam hal ini PLTU Tanjung Jati...
Pemerintah Diminta Tindak Pelaku PETI
11-07-2019 / KOMISI VII
Wakil Ketua Komisi VII M. Nasir menegaskan pemerintah dan aparat penegak hukum harus menindak tambang-tambang PETI (Penambangan Tanpa Izin) yang...