Komisi III Minta Kepolisian Usut Tuntas Kasus Perusakan Mapolsek Ciracas

18-12-2018 / KOMISI III

Tim Kunjungan Kerja Reses Komisi III DPR RI  dengan Kapolda Metro jaya Idham Azis dan Wakapolda Metro Jaya Wahyu Hadiningrat beserta jajaran di Gedung Polda Metro Jaya, Jakarta Foto : Azka/mr

 

Anggota Komisi III DPR RI Masinton Pasaribu meminta Kepolisian mengusut tuntas kasus pengeroyokan Anggota TNI oleh sejumlah oknum, dan perusakan Mapolsek Ciracas beserta rumah warga di kawasan Ciracas, Jakarta Timur. Ia meminta penanganan kasus main hakim sendiri dan perusakan ini harus  benar-benar diselesaikan tanpa merusak hubungan sinergi antara Kepolisian dan TNI yang sudah terjalin baik selama ini.

 

“Apapun perbuatan oknum itu harus diberikan tindakan-tindakan yang tegas, jika oknum tersebut melakukan pelanggaran hukum,” ungkap Masinton usai mengikuti pertemuan Tim Kunjungan Kerja Reses Komisi III DPR RI dengan Kapolda Metro jaya Idham Azis dan Wakapolda Metro Jaya Wahyu Hadiningrat beserta jajaran di Gedung Polda Metro Jaya, Jakarta, Sabtu (15/12/2018).

 

Legislator dapil DKI Jakarta ini menjelaskan bahwa penganiayaan terhadap prajurit TNI yang sudah jelas memakai seragam dinas oleh sekelompok preman di lapangan parkir di kawasan Ciracar tidak bisa dibenarkan. “Saya meminta agar pelaku diadili seadil-adilnya, dan polisi segera menangkap seluruh pelaku pengeroyokan,” tegasnya.

 

Lebih lanjut Masinton juga meminta agar pelaku perusakan Mapolsek Ciracas dan juga rumah warga segera ditangkap dan diadili. “Mereka melakukan tindakan main hakim sendiri apalagi sampai merusak fasilitas sarana dan prasarana milik Kepolisian yang notabene adalah aparat penegak hukum dan aparatur pencipta keamanan ketertiban masyarakat,” tegas legislator PDI-Perjuangan ini. (azk/sf)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Jangan Rusak Institusi Mahkamah Agung
21-01-2020 / KOMISI III
Wakil Ketua Komisi III DPR RI Desmond Junaidi Mahesa menegaskan jangan sampai Institusi Mahkamah Agung rusak karena putusan hakim yang...
Raker Komisi III DPR Sepakat Bentuk Panja Penegakan Hukum Jiwasraya
21-01-2020 / KOMISI III
Rapat Kerja Komisi III DPR RI dengan Kejaksaan Agung RI menyepakati pembentukan Panitia Kerja (Panja) dugaan kasus penyalahgunaan dana nasabah...
Skandal Jiwasraya Butuh 'Restorative Justice'
20-01-2020 / KOMISI III
Skandal PT. Asuransi Jiwasraya yang merugikan negara hingga Rp 27,2 triliun membutuhkan restorative justice yang harus dilakukan para penegak hukum....
Jaksa Agung Diminta Bantu Pemerintah Kembalikan Hak Nasabah Jiwasraya
20-01-2020 / KOMISI III
Anggota Komisi III DPR RI Taufik Basari mengapresiasi langkah cepat Kejaksaan Agung (Kejagung) RI yang telah menetapkan lima tersangka pada...