BAKN Dalami Hasil Pemeriksaan BPK Banten

17-01-2019 / B.A.K.N.

Tim Kunjungan Kerja BAKN DPR RI bertukar cenderamata dengan jajaran Pemprov Banten. Foto: Geraldi/jk

 

 

Wakil Ketua Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) DPR RI Willgo Zainar menegaskan, BAKN perlu mengetahui lebih lanjut mengenai jenis temuan dan permasalahan terhadap temuan yang tertuang dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Banten, khususnya temuan yang berdampak pada kerugian negara atau daerah.

 

Dalam Kunjungan Kerja BAKN DPR RI ke Provinsi Banten, Senin (14/1/2019), BAKN mendapatkan data dari Direktorat Utama dan Pembinaan dan Pembangunan Hukum Pemeriksaan Keuangan Negara  (Ditama Binbangkum) BPK RI, sampai dengan Desember 2018 terdapat satu kasus kerugian daerah di Provinsi Banten yang telah diselesikan tuntutan perbendaharaannya.

 

Selain itu, dalam upaya meningkatkan kapabilitas dan ketelitian auditor di BPK Banten dalam menelaah laporan keuangan, Willgo mengusulkan agar dilakukan penambahan jumlah auditor. Sehingga bersamaan dengan pengawasan yang dilakukan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), proses audit keuangan dapat bekerja lebih cepat dan kredibel untuk mendeteksi laporan keuangan yang penyusunannya berpotensi merugikan daerah.

 

Willgo juga menyampaikan bahwa dari keseluruhan LHP dan rekomendasi yang diberikan BPK Banten kepada sejumlah lembaga di tingkat provinsi, sebanyak 50 persen hingga 85 persen sudah ditindaklanjuti secara baik.  “Dari beberapa data yang diterima sudah sebagian besar lebih dari 50 persen sampai 85 persen sudah ditindak lanjut untuk masing-masing wilayah,” imbuh Willgo, usai memimpin pertemuan.

 

Karena belum 100 persen rekomendasi BPK yang ditindaklanjuti, legislator Partai Gerindra itu pun mengusulkan BPK Banten untuk mengajak DPRD Provinsi Banten, sebagai lembaga legislatif di daerah, untuk mendorong lembaga-lembaga eksekutif di Banten untuk melaksanakan rekomendasi yang telah disusun BPK Banten.

 

“Karena masa tindak lanjut itu sekitar 60 hari kerja dan sampai hari ini masih banyak tersisa yang belum ditindaklanjuti. Karena ini sifatnya daerah, kita dorong BPK Banten bersama DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten untuk mendorong lembaga-lembaga eksekutif di level provinsi unjtuk menindaklanjuti hasil temuan BPK ini,” tutup Willgo. (opi,hs/sf)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
BAKN Sosialisasikan Tugas dan Fungsi di Unpad Bandung
27-08-2019 / B.A.K.N.
Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) DPR RI hingga kini masih terus berupaya melakukan penguatan lembaga dengan cara sosialisasi terkait tugas...
BAKN Teruskan Kerjasama Dengan Lembaga Penelitian Perguruan Tinggi
26-08-2019 / B.A.K.N.
Ketua Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) DPR RI Andreas Eddy Susetyo mengatakan, BAKN akan terus mengembangkan kerjasama dengan Lembaga Penelitian...
BAKN Gelar Seminar Penguatan Akuntabilitas Keuangan Negara
21-08-2019 / B.A.K.N.
Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) DPR RI menggelar seminar nasional bertajuk Mengawal Akuntabilitas Keuangan Negara sebagai langkah BAKN untuk menghimpun...
BAKN Perkuat Pengawasan Keuangan Negara
21-08-2019 / B.A.K.N.
Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah mengatakan bahwa keberadaan Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) sangat penting dalam meningkatkan pengawasan akuntabilitas...